89 Meninggal, 837 Luka, 66 Hilang, Banjir Bandang Papua Barat

Pencarian korban sedikit terkendala karena peralatan yang minim.

Papua: Kepala pusat informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Priyadi Kardono menjelaskan kepada wartawan, selain menelan korban jiwa, banjir bandang ini juga menyebabkan 31 rumah hanyut, kerusakan parah dialami satu rumah sakit, satu bangunan SD,satu bangunan SMA, satu mesjid, hotel dan jembatan yang tertimbun.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Kamis (7/10) siang, sebanyak 89 orang meninggal dunia. Sebelumnya pada Kamis (7/10) pagi, BNPB mengeluarkan data korban meninggal dunia mencapai 87 orang. Dan pada Kamis siang, petugas dari tim SAR kembali menemukan dua korban meninggal dunia yang ditemukan di sekitar Puskesmas dan daerah pantai, Kabupaten Teluk Wondama, Wasior, Papua Barat.

Ditambahkan: “Jumlah korban bisa saja bertambah karena sebagian terseret air sampai ke laut.”

Ratusan orang dilaporkan mengungsi akibat banjir ini namun Priyadi menjelaskan sampai sekarang jumlahnya belum diketahui kaerna masih dilakukan pendataan.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Tritarayati mengatakan kepada wartawan, banjir yang mulai terjadi pukul 08.30 WIT hari Senin (4/10) kemarin di Wasior di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat ini menyebabkan kerusakan besar dan terputusnya aliran listrik.

Menurut Tritarayati, Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah mengirimkan tujuh tenaga kesehatan. Selain itu, Kementerian Kesehatan sudah mengirimkan 100 buah kantung mayat, satu ton makanan untuk anak kecil dan satu ton obat-obatan.

“Hingga saat ini petugas masih terus melakukan pencarian korban secara intensif, pencarian memang sedikit terkendala karena peralatan yang masih minim,” ujar Direktur Perbaikan Darurat BNPB Untung Sarosa, Kamis. Sementara itu 66 orang dinyatakan hilang, dan sebanyak 837 orang luka-luka.

Tim medis sendiri saat ini masih berupaya melayani masyarakat yang datang ke Bandara Wasior, yang juga menjadi salah satu tempat pengungsian.luka akibat banjir bandang.

(sumber: kompasiana/bbc)

Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site