Demi Rp 20 Ribu, Tukang Ojek Nyambi Kurir Narkoba

\"\"

SAMPANG (jurnalberita.com) - Merasa penghasilan sehari-harinya menjadi tukang ojek kurang, RN (21), warga Desa Kecamatan Kedundung Sampang Madura, nekad mencari tambahan uang sebesar Rp 20 ribu dengan menyambi sebagai kurir narkoba jenis sabu-sabu. Akhirnya, RN pun ditangkap polisi.

Dia dibekuk saat hendak mengantarkan barang haram tersebut kepada konsumennya di Omben, Sampang. Tersangka, yang sudah lama menjadi incaran polisi, ditangkap saat di tengah perjalanan di Desa Rohayu, Kedundung, Sampang, Rabu (27/10) pukul 22.00 WIB.

KBO Satuan Narkoba Polres Sampang, Aipda Aditia Kusuma, mengatakan polisi sudah lama mengincar tersangka. “Informasi ini kami dapat dari masyarakat sekitar, bahwa RN yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek sering mengedarkan barang terlarang,” ungkap Adit, Jumat (29/10).

Selain menangkap RN, pihak kepolisian juga menyita barang bukti empat poket sabu-sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok. “Berat barang terlarang itu 0,29 gram. Jika ditaksir harganya Rp 600 ribu. Tiap paketnya dijual dengan sistem ‘paket hemat’ seharga Rp 150 ribu,” jelas Aditia. “Honor tersebut dia terima dari bandar MR yang menyuruh mengantarkan barang terlarangnya pada konsumen. Dan hingga kini MR masih buron,” ucap Aditia.

Berdasarkan catatan di Polres Sampang kasus narkotika yang diungkap 14 kasus, dan tahun ini meningkat 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tujuh kasus. Adanya peningkatan tersebut masuk kategori mengkhawatirkan.

“Saat ini intensitas peredaran SS yang barangnya kebanyakan didapat dari Bangkalan dan Surabaya sudah beredar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Kota, Omben, Camplong dan Kedundung. Tidak tertutup kemungkinan di sembilan kecamatan lainnya juga terdapat peredaran narkotika jenis ini,” pungkasnya. (surya/jb1)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*