Digendam, Puluhan Warga Gelar Ritual Telanjang

\"\"

PACITANJurnalberita.com – Sejumlah warga di Kota Pacitan, Jawa Timur melakukan ritual tari telanjang, Jumat (22/10/2010). Menurut Kepala Desa Tanjungsari, Kecamatan Pacitan, Bambang Sutejo, aksi aneh tersebut dilakukan atas perintah seorang penelepon yang mengaku suruhan Sekda Pacitan, Mulyono.

Setelah mengumpulkan sejumlah warga dan perangkat, pada Kamis (21/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB para peserta ritual kemudian dihias dengan warna serba hitam. Proses ritual berlangsung hingga Jumat (22/10) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Bambang Sutejo, Pejabat Penilik Sekolah, mengaku pertama kali mendapat informasi adanya instruksi Sekda yang memerintahkan sejumlah warga menggelar ritual telanjang. “Intinya, warga diminta melakukan ritual telanjang dan berdoa untuk kesembuhan Bupati Sujono yang dikabarkan sakit,” katanya.

Penipuan berkedok ruwatan penyakit Bupati Pacitan tersebut juga pernah dialami sejumlah warga dan perangkat Desa Mentoro, Kecamatan Pacitan. Mereka bahkan sempat menggelar upacara di tengah hutan dalam kondisi telanjang bulat diiringi suara gamelan.

Cara yang dilakukan cukup aneh. Yakni dengan membuat harimau jadi-jadian dengan jasa seorang pawang yang biasa mendampingi kesenian jaranan plok (sejenis kesenian kuda lumping,red). Para warga yang menjadi korban penipuan baru sadar saat setelah melakukan ritual telanjang ternyata pria misterius yang sebelumnya aktif menelepon tidak lagi menghubungi mereka. “Kami bersedia melakukan ritual karena dijanjikan akan diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil, Red),” kata salah seorang korban.

Dikonfirmasi tentang hal ini, Kabag Humas Pemkab Pacitan, Endang Surjasri, membantah bahwa perintah ritual telanjang itu berasal dari Sekda. Dia juga menampik kabar mengenai sakitnya Bupati Sujono karena guna-guna.

Menurut Endang, andaikan pemkab punya hajatan pasti akan diberikan pemberitahuan secara resmi. “Kami menghimbau pada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan telepon ataupun SMS yang mengatasnamakan pejabat pemkab,” tegasnya. (surya/*/jb1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*