Grebek Judi, Polisi Ciduk Oknum Perangkat Desa

Para tersangka saat diinterogasi KBO Reskrim, Iptu Siswanto SH MM (ep/jurnalberita.com)

TULUNGAGUNG (jurnalberita.com) – Lima orang penjudi kartu Labi (permainan kartu remi 20) berhasil dibekuk tim Reskrim Polres Tulungagung dalam satu aksi pengrebekan. Seorang diantaranya, Perangkat Desa Tenggur Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Kelima tersangka, natara lain berinisial, Pnm bin Sprn, warga Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, yang berstatus sebagai perangkat desa, Slkn (43) warga Dusun Banjarsari, Desa Banjarejo Kecamatan Rejotangan, Spt (48) warga Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Ynt warga Desa Panggung Kalak Kecamatan Pucanglaban serta dan Jd (56), warga Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan.

Saat digiring ke Mapolres guna dimintai keterangan, kelima penjudi mengaku hanya iseng menggelar permainan di sebuah warung kopi milik Mak Tun, yang terletak di Desa Buntaran, Rejotangan, Rabu lalu. Namun, permainan judi yang mereka lakukan dengan uang taruhan masing-masing pemain Rp 50 ribu tersebut, tercium aparat kepolisian.

Saat tengah asyik bermain, unit Reskrim Polres Tulungagung berpakaian preman yang tengah menggelar operasi penyakit masyarakat, menggerebek tempat tersebut. Para penjudi pun tak berkutik dan digelandang ke Mapolres Tulungagung.  Saat diinterogasi petugas, barulah terungkap, salah satu tersangka, berinisial Pnm NM adalah seorang perangkat desa.

”Sebenarnya saya ini perangkat desa Pak. Saya sudah 8 tahun mengabdikan diri di pemerintahan, hingga mempunyai 2 cucu. Sebenarnya saya melakukan judi hanya sekali ini saja. Saya menyesali perbuatan ini,” kata Pnm dihadapan petugas.

Kapolres Tulungagung, AKBP Heri Wahono Sik, yang dihubungi melalui KBO Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Siswanto SH MM kepada wartawan mengatakan, saat ini barang bukti berupa, 2 set kartu remi,1 bolpoin,1 bendel buku rekapandan uang sejumlah Rp250 berhasil diamankan,” Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka kita tahan guna proses lebih lanjut. Mereka akan kita jerat dengan pasal 303 tentang perjudin dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” kata Siswanto.(jb7/jb2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site