Kumpulkan Bukti, Kejaksaan Panggil Pejabat BPN

\"\" Gresik (jurnalberita.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik tak mau tinggal diam dalam menguak dan mengumpulkan data mengenai dugaan adanya korupsi yang dilakukan Kades Suci, Khoirul Dholam dalam proses sewa-menyewa tanah milik negara dengan pihak PetroChina.

Setelah memanggil dan memeriksa Kades Suci serta beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, hari ini giliran dua orang pejabat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik yang dipanggil guna dimintai keterangan oleh Seksi Intelijen Kejari Gresik.

Keduanya dipanggil dan dimintai keterangan kejaksaan guna mengetahui kejelasan status tanah yang disewakan Khoirul Dholam kepada operator migas tersebut. Salah seorang dari dua pejabat yang diperiksa dan dimitai keterangan di ruang Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Gresik, Adung S adalah Kasubsi Bagian Pengukuran dan Pemetakan BPN Gresik.

Menurut Adung, pemeriksan ini dilakukan untuk mengetahui asal muasal dan batas-batas tanah yang dimiliki negara itu. Ia juga mengungkapkan pada kasus ini, pihak Kejari Gresik harus melengkapi data dan memanggil pihak-pihak yang mengetahui tentang adanya sewa-menyewa tanah milik negara tersebut.

\”Setelah beberapa saksi dari institusi yang berbeda kami periksa, maka kami baru bisa menyimpulkan apakah sewa-menyewa lahan negara tersebut mengandung unsur korupsi,” tegasnya. (jb6/jb2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*