Premium Jadi Barang Langka di Bangkalan

Antrian SPBU. (ilustrasi)

BANGKALAN (jurnalberita.com) – Warga di beberapa kawasan di Jatim mulai nampak berebut premium yang belakangan menjadi barang langka itu. Hal tersebut terjadi karena kebijakan Pertamina mengurangi pasokan BBM di beberapa daerah.

Di Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur, warga dan pengemudi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat terlihat berebut mendapatkan premium. Seperti tampak di SPBU 5469103, Kampung Junok, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh.

“Antrean tersebut terjadi lantaran warga yang membeli premium mengalami peningkatan, sedang pasokan premium menipis,” kata Djumadin, Pengawas SPBU Junok.

Menurutnya, pemerintah telah membatasi pengiriman premium ke SPBU yang sebelumnya mencapai 48 ribu liter per hari, namun sekarang hanya dikirim 40 ribu liter per hari, sehingga stok bensin di SPBU cepat habis.

“Hingga kini belum ada penjelasan dari pihak Pertamina di Surabaya tentang alasan pengurangan jatah pasokan premium jenis bensin tersebut,” katanya.

Antrean para pengendara kendaraan bermotor di SPBU 5469103, Kampung Junok, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan itu terjadi karena di sejumlah SPBU lain di Kabupaten Bangkalan sudah habis persediaan bensinnya. “Jadi mereka akhirnya menumpuk di sini,” kata Djumadin.

Wartawan ANTARA di lokasi antrean melaporkan, mereka tampak saling mendahului untuk mendapatkan premium.  Bahkan, ada salah seorang sopir yang kecewa terhadap pelayanan petugas SPBU setempat, sebab saat terjadi antrean panjang justru petugas SPBU melayani pembelian dengan jerigen.

Akibatnya, antrean panjang terus terjadi hingga keluar areal SPBU, lalu petugas SPBU menghentikan pelayanan pembelian melalui jerigen untuk menghindari antrean panjang.

Menurut sejumlah petugas SPBU di Madura, pengurangan jatah bensin sudah dilakukan sejak Rabu (17/11/2010) yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.  Hal itu juga tidak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Bangkalan saja, namun juga di semua SPBU di Madura, seperti Sampang, Pamekasan, Sumenep. (surya/jb1)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site