‘Rapor Merah’ Dirlantas Polda Jawa Timur

Mobil mewah. (ilustrasi)

SURABAYA (jurnalberita.com) – Pada saat getol-getolnya instansi berseragam coklat ini menyuarakan berantas korupsi, mafia hukum dan pajak, namun masih ada saja oknum yang menggunakan kesempatan dalam kesempitan untuk memperkaya diri sendiri.

Seperti halnya kabar yang menerpa jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur (Jatim), yang berwenang untuk pembuatan surat rekomendasi penerbitan buku BPKB dan STNK untuk mobil mewah sejenis Toyota Alphard tipe terbaru dan beberapa mobil mewah lain. Untuk pengurusan ijin tersebut, instansi tersebut mematok biaya Rp 5 Juta untuk tiap unitnya.

Satu lagi ‘rapor merah’ untuk pasukan berseragam coklat tersebut, di saat kepolisian sendiri menyerukan membangun citra baik kepada masyarakat.

“Hal ini banyak dikeluhkan oleh importer umum (IU) mobil mewah di Surabaya dalam pengurusan pembuatan surat rekomendasi penerbitan buku BPKB dan STNK. Untuk setiap unitnya, kami dikenai biaya Rp 5 juta untuk mendapat rekom dari Dirlantas Polda Jatim. Padahal, dalam setiap bulan diperkirakan mencapai ratusan unit mobil mewah yang diimpor melalui pelabuhan Tanjung Perak oleh para importer yang sebagian besar pemilik showroom mobil mewah,” jelas seorang pengusaha otomotif di Surabaya kepada wartawan Jurnalberita.

Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Drs Puji Astutik MM, Jumat (19/11) disela-sela jumpa pers perkara penangkapan sindikat pedagang Flora dan fauna, binatang Kanguru mengatakan, “Untuk masalah tersebut, sebaiknya langsung menghubungi Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Sambudi Gusdian. Sebab beliau yang lebih tahu persoalan tersebut”.

Di saat yang sama, saat wartawan jurnalberita mendatangi Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Sambudi Gusdian sedang tidak ada di tempat. (jb4/jb1)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site