Larang Media, Mesir Dikecam Internasional

Jurnalberita.com–Lembaga pers internasional telah mengeluarkan kecaman keras kepada Mesir yang telah melakukan penindasan terhadap media, pasca penutupan izin TV Al Jazeera.

Komite untuk Perlindungan Wartawan (CPJ) hari Ahad, (31/1) telah meminta pemerintah Mesir segera mencabut larangan tersebut. Wartawan Tanpa Batas (Reporters Without Borders/RWB) juga mengutuk pihak berwenang Mesir yang berusaha membungkam media. “Dengan melarang Al Jazeera, pemerintah mencoba membatasi laporan gelombang protes enam hari, kata Sekretaris RWB, Jean-Franois Julliard mengatakan.

Menurut Julliard, keputusan Mesir itu merupakan sebuah keputusan kuno dan bertentangan dengan janji Hosni Mubarak tanggal 28 Januari lalu, di mana ia berjanji yang akan memberi kesempatan demokrasi di negeri itu.

Sementara itu, The Doha Centre for Media Freedom (DCMF) juga mengecam tindakan pemerintah Mesir. Dalam sebuah rilisnya, lembaga ini meminta Mesir menghormati hukum internasional tentang kebebasan berkekspresi, di mana memungkinkan wartawan asing dan lokal bebas meliput peristiwa terkini di negeri itu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, Mesir menutup izin operasi TV Al-Jazeera dan wartawannya. Mesir menginstruksi TV berbahasa Arab berhenti siaran dan tidak melaporkan gejolak keamanan dan politik di Mesir selama 24 jam penuh.

Pemerintah juga mengumumkan pembatalan izin operasi stasiun televisi yang berpusat di Qatar itu dan menarik akreditasi dari semua wartawan dan stafnya.

Pemerintah Mesir menilai stasiun televisi ini dianggap sebagai sumber yang mengilhami para pengunjuk rasa, demikian dilansir laman bbc.co.uk, Ahad (30/1).

Dalam satu pernyataan hari MinggU, Al-Jazeera menyebut keputusan penguasa Mesir itu sebagai tindakan \”yang bertujuan untuk membungkam dan menindas\” peliputan terbuka.

Selain melarang Al Jazeera, Mesir juga berusaha mengontrol arus informasi setelah internet dan layanan ponsel dihentikan pada hari Kamis.

Hari Jumat, Reporter Tanpa Batas juga mengutuk penangkapan empat wartawan Prancis dan belasan wartawan Mesir yang ditangkap pihak pemerintah.(jb2/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site