AKP Elis Suendayati, SH – Pendekatan dan Komunikasi, Kunci Kesuksesan

\"\"(jurnalberita.com) - AKP Elis Suendayati SH, merupakan salah satu dari sekian banyak polisi wanita yang menjabat sebagai Kapolsek di Jawa Timur, yakni sebagai Kapolsek Kerek, Polres Tuban.

AKP Elis – panggilan akrabnya – wanita kelahiran kota Sidoarjo pada tanggal 19 Juli 1967 ini lahir dari pasangan Suwondo dan Kustiana. AKP Elis yang dipersunting oleh seorang pria, wiraswasta di bidang angkutan umum, Agung Edy Rusli SE. ini, dikarunia seorang anak laki-laki yang diberi nama Ghozi (10 tahun). Anak semata wayangnya ini kini duduk di bangku Sekolah Dasar. Agung Edy Rusli, sang suami selalu mendukung dan mengerti benar dengan tugas istri yang bertugas sebagai anggota Kepolisian, yang selalu dibutuhkan oleh masyarakatnya sewaktu-waktu.

Dalam rumah tangga, AKP. Elis selalu meluangkan untuk berkumpul sama keluarga, jika tidak ada panggilan tugas. “Saya selalu memberi pengertian sama Ghozi (dengan bahasa maupun pemahaman yang sesuai dengan anak seusianya) bila ibunya ini seorang Polisi dengan berbagai macam tugasnya di kantor,” lanjutnya.

Wilayah Tugas

Kecamatan Kerek merupakan daerah pertanian tadah hujan. Dengan kondisi alam seperti itu, sejak berdirinya pabrik Semen Gresik, wilayah Kecamatan Kerek mengalami perkembangan pesat. Tentu saja kehadiran industri berskala nasional akan membawa dampak positif maupun negatif di masyarakat.

Semenjak beroperasinya pabrik Semen Gresik, semakin banyak pendatang baik dari daerah Tuban maupun luar daerah untuk menjadi karyawan Semen Gresik, maupun mengadu nasib berwiraswasta di lingkungan pabrik.

Bertugas sebagai Kapolsek di wilayah dengan kesenjangan Sumber Daya Manusia (SDM) antara penduduk Kecamatan Kerek dengan para pendatang, tentu saja bagi dibutuhkan keterampilan, ketegasan dan keluwesan seorang ibu.

AKP Elis selalu menekankan kepada anggota Polsek Kerek untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat dengan berkomunikasi secara optimal. Sementara terhadap anggota intel, Ia selalu menghimbau untuk mengedepankan dialogis pada tokoh-tokoh masyarakat maupun pemuka agama di Kecamatan Kerek.

“Saya selalu menghimbau pada semua anggota untuk meningkatkan komunikasi dan berdialog dengan masyarakat di sekitar tempat tinggal masing-masing. Sehinggga kita dapat mencegah hal-hal yang kita tidak diinginkan, terutama tentang kecemburuan tenaga kerja. Dengan begitu maka kita dapat menyampaikan hal itu ke bagian Bina Lingkungan Semen Gresik,” ujarnya.

Kesenjangan tingkat SDM antara penduduk Kecamatan Kerek dengan para pendatang hingga kinipun masih dapat dirasakan. Sementara perusahaan Semen Gresik sendiri mempunyai standar pendidikan maupun keterampilan bagi karyawannya. (jb3/jb1)

Pendidikan:

1. SD Negeri Gulam Candi  Sidoarjo (1974-1980)

2. SMP Negeri 1 Sidoarjo (1980-1983)

3. SMA Negeri 1 Sidoarjo (1983-1986)

4. Fakultas Hukum Universitas Gresik (1995)

Karir:

1. 1987 – 1988: Polwiltabes Surabaya

2. 1988 – 1994: Polresta Gresik

3. 1995: Capa

4. 1996: Polwil Bojonegoro

5. 2004 – 2006: Kapolsek Jenu

6. 2006 – Sekarang: Kapolsek Kerek

Tags: 
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. good job,komandan..maju terus kepolisian..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*