Anggota DPRD Jatim Disambati Kondisi Terminal

\"\"

PONOROGO (Jurnalberita.com) – Kedatangan rombongan anggota DPRD Jatim yang berasal  dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7, yang turun ke Kabupaten Ponorogo ‘ditangisi’ parahnya kerusakan Terminal Seloaji oleh Bupati M. Amin.

“Saya prihatin dan sungguh berharap kepada bapak dan ibu dari DPRD Jatim ini, untuk berkenan membantu perbaikan Terminal Seloaji, yang seperti kubangan di saat musim hujan,” ungkap M. Amin, didepan rombongan anggota DPRD Jatim dari Dapil 7, yang terdiri dari 6 orang anggota dan dipimpin H. Sirmadji Tjondropragolo.

Terminal bus antar kota di Ponorogo bernasib merana dan benar-benar bak kubangan kerbau di musim hujan. Hal itu diperparah dengan kondisi deretan stan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mirip gudang dengan atap berlubang. “Ini semua rusak dan tidak dimanfaakan lebih dari 8 tahun,” ujar seorang pedagang  kepada rombongan DPRD Jatim dan Bupati Ponorogo.

Bupati Amin, kepada para wakil rakyat Jatim mengungkapkan bila Terminal Seloaji bisa dimaksimalkan fungsinya namun untuk pencapaian hal ini, diperlukan dana minimal Rp 6,3 Milyar. Dana sebesar itu, diantaranya akan dipergunakan untuk pendasaran dan pemadatan tanah yang memerlukan diperlukan anggaran sekitar Rp 1,6 milyar.

“Kami akan segera merombak total, seperti halnya membuat terminal baru, agar Seloaji menjadi terminal yang representatif dan tidak gampang rusak lagi,” tegas Bupati Amin, seusai menjamu para tamunya di Pendopo Kabupaten Ponorogo.

Menurut Sirmadji, Pimpinan DPRD Jatim, Dewan akan memperhatikan segala prasarana, khususnya menyangkut infrastruktur. “Kalau terminal ini sebagus terminal Purabaya, akan menaikkan perekonomian rakyat yang ada di Ponorogo,” kata Sirmadji, selaku juru bicara rombongan anggota DPRD Jatim, diantaranya Gatot Sudjito, Sugiri Sancoko, Suli Da’im, KH. Zainuddin Nawawi dan Wulansari Perbawati.

Untuk meyakinkan hal ini, Sirmadji sempat mengungkapkan hubungan simbiosis mutualisme Legislatif dengan Eksekutif di Pemprov Jatim, dengan tetap menjaga sikap kritis, proporsional dan tandas. “Ayo, kita pacu pembangunan demi rakyat ini, jangan main-main lagi. Karena penderitaan makin menggurita,” lontarnya dengan mimik ekspresif dan nada tinggi di depan para petinggi Kabupaten Ponorogo.

Sugiri Sancoko juga tak luput dari sasaran keluh kesah para supir, saat berada di Terminal Seloaji. “Kami akan pacu dan semoga di tahun 2011 ini mulai digarap dan diperbaiki dengan kontruksi yang kokoh, agar Seloadji sebagai terminal makin bermutu dan bermanfaat bagi penduduk Ponorogo,” ujar Sugiri, yang juga berasal dari kota reog ini.

 

Respon positif Sugiri sempat terucap lantaran khawatir bila rombongan anggota DPRD Jatim dan Bupati Ponorogo,  M. Amin hanya datang dan meninjau namun tidak berbuat nyata.

Lha, kok cuma ditinjau saja, kapan lho pembangunannya?” ujar Sugiri, seoalh menerjemahkan maksud Bupati Ponorogo agar gamblang, sebelum turun ke terminal dan beberapa desa idiot di  Kecamatan Jambon – Ponorogo. (jbc5/jbc2)

 

Tags: , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Waduh pak bossss, betulin dong terminalnya. Uang rakyat dikumpulin pemerintah kan juga untuk memperbaiki fasilitas umum yang ada, dan akhirnya kembali digunakan untuk rakyat juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*