Huda-Noor Nahar Pemenang Pemilukada

\"\"

TUBAN (Jurnalberita.com) – Penantian masyarakat Tuban mengenai siapa yang bakal memimpin Bumi Ronggolawe  terjawab. Kamis (11/3), pukul 21.00 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban telah menetapkan pasangan KH Fathul Huda-Noor Nahar Hussein sebagai pemenang Pemilukada Tuban 2011.

Ketetapan tersebut, kata Ketua KPUK Tuban, Suminto Karmani, didasarkan pada Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 10 Tahun 2010. “Menurut SK tersebut, kalau ada pasangan calon yang berhasil mendapat suara 50 persen lebih maka ditetapkan sebagai pemenang Pemilukada,  tidak pakai putaran berikutnya,” jelas Sumito Karmani.

Hasil rekap akhir KPUK, Hudanoor masih bertahan sebagai pengumpul suara terbanyak dengan perolehan suara 374.579 atau 55,3 persen dari total suara sah. Sementara rival beratnya, pasangan Kristiawan-Haeny Relawati Rini Widiastuti hanya berhasil mengumpulkan suara sebanyak 206.523 atau 30,5 persen dari total suara sah.

“Setelah kita serahkan hasil rekap tersebut ke KPU Pusat, KPU Pusat menetapkan pasangan Hudanoor sebagai pemenang tunggal. Lalu setelah KPUK Tuban mengadakan rapat pleno, kami tetapkan Hudanoor sebagai pemenang Pemilukada dan berhak menduduki posisi Bupati-Wakil Bupati Tuban, menggantikan Haeny Relawati dan Lilik Soeharjono,” papar Sumito Karmani.

Selanjutnya, tambah Sumito Karmani, Surat Ketetapan (SK) KPUK bernomor  35/KET.KPUK/2011 tersebut  akan diserahkan ke DPRD Tuban untuk diproses, dan selanjutnya diserahkan ke Mendagri melalui Gubernur Jatim. Pelantikan pasangan yang diusung PKB dan didukung PPP dan PBB itu, rencananya bakal digelar 13 Juni mendatang, sesuai dengan masa akhir jabatan Bupati Haeny Relawati.

Ditemui selepas Rapat pleno penetapan di kantor KPUK, Jl Pramuka, Suminto mengaku lega karena seluruh tahapan Pemilukada telah berhasil dituntaskan. Selanjutnya, kata Suminto, KPUK sudah tidak bertanggung jawab terhadap proses berikutnya.

“Setelah SK ini kita serahkan ke DPRD, KPUK sudah selesai tugasnya. Alhamdulillah, semua lancar, nggak ada yang ajukan gugatan ke MK,” kata Suminto Karmani.

Rapat pleno penetapan pemenang Pemilukada berjalan lancar. Semula diperkirakan penetapan baru bisa dilaksanakan tengah malam, namun pada pukul 21.00, KPUK telah berhasil menuntaskan rapat pleno dan menerbitkan SK. Kendati demikian, penjagaan sangat ketat.

Satu SSK aparat Polres Tuban didukung Satuan Brimob dan dua unit Rantis bersiaga di sekitar kantor KPUK. “Ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita semua inginkan,” kata Kapolres Tuban AKBP I Nyoman Lastika yang menyempatkan diri mengunjungi KPUK untuk memastikan amannya rapat pleno.

I Nyoman Lastika mengaku bersyukur sampai saat dilaksanakannya penetapan pemenang, keadaan masih bisa dikendalikan. Sempat pula muncul kabar bakal adanya serangkaian unjuk rasa terkait kemenangan Hudanoor. Sebab disinyalir KH Fathul Huda yang tinggal menghitung hari untuk bermukim di Pringgitan, rumah dinas Bupati di Komplek Pendopo Krido Manunggal, diragukan keabsahan formalitas pendidikannya.

Namun sampai detik ini terbukti tidak ada satu pun aksi unjuk rasa atau pun sikap protes. Kendati demikian, aparat Polres Tuban dan Satuan Brimob terus akan melakukan pengamanan hingga pelaksanaan pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pemilukada 2011 itu. (jb8/jb2)

Tags: , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Slamat atas kepercayaan masyarakat terhadap pak Huda. Jangan mengingkari janji nya saat kampanye untuk sekolah gratis di Tuban. Warga Tuban menunggu dan mendambakan sekolah GRATIS mulai SD sampai SMA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*