Kantor Pos Waspadai Kiriman Untuk Keluarga SBY

Kediaman keluarga SBY di Pacitan yang semakin ketat penjagaannya. (foto:frend/jbc)

PACITAN (jurnalberita.com) – PT. Pos Indonesia Kantor Cabang Pacitan, Jawa Timur (Jatim) meningkatkan kewaspadaan paska maraknya teror bom melalui kiriman paket. Termasuk kemungkinan paket yang ditujukan ke keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kita tingkatkan Pengawasan dan lebih teliti terhadap lalu lintas kiriman paket barang baik dari maupun keluar Pacitan,” ungkap, Totok Sumanto, Kepala Kantor Pos cabang Pacitan, Jumat (18/3/2011).

Peningkatan pengawasan itu sesuai dengan surat edaran dari Kepala Divisi Regional PT. Pos Indonesia di Jatim. Dalam edaran bernomor 441/MAIL/0311 itu ada enam butir instruksi. Diantaranya disebutkan, setiap pegawai harus lebih teliti dan jeli dalam mengawasi isi paket dan pengirim juga wajib mengisi form jenis barang. Tidak itu saja, jika dalam paket tersebut ditemukan benda-benda yang mencurigakan, harus segera berkoordinasi dengan pihak keamanan.

Totok menjelaskan, pengawasan dan perhatian ekstra diberikan atas paket-paket dari luar kota. Utamanya yang ditujukan kepada keluarga Presiden SBY di Kelurahan Ploso, Kecamatan Kota Pacitan. Sebab, melihat dari tujuan paket bom, yang menjadi sasaran adalah tokoh-tokoh politik dan masyarakat.

“Selama ini belum pernah ada paket yang ditujukan untuk keluarga Presiden SBY. Jadi kalau tiba-tiba ada kiriman paket, patut diwaspadai,” jelas dia.

Diakui Totok, dalam sehari, PT. Pos Kantor Cabang Pacitan menerima sekitar 20 paket dari daerah lain. Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pacitan, AKBP Gatot Haribowo mengatakan, jajarannya juga akan mengintensifkan koordinasi dengan perusahaan jasa pengiriman barang. Cara prefentif itu ditempuh agar tidak ada korban yang jatuh. Paling tidak, jika memang ditemukan bom, bisa diketahui lebih awal jenis dan skema rangkaiannya.

“Untuk selanjutnya kita akan meminta bantuan ke Satuan Brimob di Madiun,” ungkap dia.

Lebih lanjut, dirinya menghimbau kepada jajarannya untuk selalu siaga dalam menghadapi aksi teror. Karena mendeteksi aksi teror bukan perkara mudah.

“Saya telah perintahkan seluruh anggota untuk pro aktif dan siaga mencermati perkembangan keamanan diwilayah-wilayah. Kita sudah sampaikan pada seluruh anggota, pasang mata dan telinga untuk mendeteksi kegiatan-kegiatan yang mencurigakan di masyarakat,” ungkap Kapolres.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk juga ikut berpartisipasi mencegah meluasnya aksi teror. Diantaranya dengan melaporkan segera jika menemukan benda-benda yang mencurigakan. “Bukan tidak mungkin modus pelaku teror akan berkembang. Misalnya, saat ini menggunakan paket kiriman buku. Tetapi dilain waktu bias saja menggunakan media lain, seperti serbuk racun dan lain sebagainya,” ujarnya. (jbc15/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site