Ketua PAN Gresik Cs Didakwa Pasal Pemalsuan

Ketiga terdakwa dalam persidangan. (mad/jurnalberita)

GRESIK (Jurnalberita.com) – Ketua DPD PAN Gresik, Khamsun (41), warga Jl. Meduran No. 202 RT.01 RW 03 Kecamatan Manyar bersama Sekretaris DPD PAN Gresik, Drs. HM. Amin Manan (50,) warga Dusun Bangunrejo, Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah dan Endi Bin Sae (40), warga Dusun Paras Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng kembali memasuki persidangan di Pengadilan Negeri Gresik, setelah minggu lalu ditunda lantaran majelis hakim tidak lengkap.

Ketiga terdakwa duduk di kursi pesakitan untuk mendengarkan dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Wido Utomo  dan Guntur AW. Dalam sidang dengan majelis hakim yang diketuai H. Taswir SH tersebut, JPU menguraikan perbuatan yang dilakukan terdakwa pada 24
Februari 2010 silam di kantor DPD PAN Gresik, yang beralamat di Jl. Permata Perum Bunder Asri No. 13 Gresik.

Awalnya, urai JPU, terdakwa hendak mengadakan rapat pengurus harian dengan menyuruh Endi Bin Sae mengirim surat undangan melalui SMS. Tapi, tidak seluruh pengurus hadir dalam rapat tersebut. Kemudian dibuatkan surat permohonan rekomendasi pertimbangan  No.PAN/13/A/K-S/19/II/2010 dan dikirim ke DPD PAN Jawa Timur. Namun, surat tersebut ditolak karena tidak dilampirkan berita acara rapat pleno yang diperluas.

Selanjutnya, Khamsun menyuruh secara lisan pada Amin Manan, selaku Sekretaris agar dilampiri berita acara. Lalu, Amin Manan membuat konsep surat dan diketik oleh Endi Bin Sae dengan dilampiri berita acara rapat pleno diperluas untuk penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PAN dalam Pemilukada Kabupaten Gresik, yakni pasangan Drs. Mohammad Nasehan dan Samsul Ma’arif. “Sebenaranya, berita acara rapat harian yang dibuat seolah-olah rapat diperluas,” kata JPU Wido Utomo dalam dakwaannya.

Sementara itu, tanda tangan beberapa pengurus juga dipalsukan, diantaranya atas nama Drs. Kasir Ibrahim, Wagiman S SH dan Kamim Tohari SAg. Untuk itu, pada dakwaan primer, JPU menjerat dengan pasal 263 ayat 1  KUHP jo pasal 55 KUHP. Sedangkan pada dakwaan subsider, menjerat dengan pasal 263 ayat 2 KUHP jo pasal 55 KUHP.

Persidangan yang dihadiri puluhan pendukung setia terdakwa Khamsun cs, ditunda majelis hakim sepekan lagi atau minggu depan untuk memberikan kesempatan kepada terdakwa, melalui kuasa hukumnya, melakukan eksepsi atas dakwaan JPU. (jb6/jb2)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site