Penipu Bermodus Penggandaan Uang Dibekuk

TUBAN (jurnalberita.com) - Sistemnya yang salah atau memang budaya masyarakat yang mengedepankan mitos dibanding rasionalitas yang menyebabkan para penipu masih masih punya ruang cukup luas untuk beraksi? Buktinya, meski sudah puluhan kali penipuan dengan modus penggandaan uang terungkap, masyarakat belum jera juga.

\"\"Kamis (10/3/2011), aparat Satreskrim Polres Tuban kembali berhasil menangkap seorang pelaku penipuan bermodus penggandaan uang. Jaenuri (58), yang tercatat sebagai warga Desa Bulu Jowo, Kecamatan Bancar, yang diduga kuat menjadi pelaku tunggal tindak pidana penipuan yang menelan korban puluhan warga.

Kabag Humas Polres Tuban, AKP Noersento, menjelaskan, Jaenuri berhasil dibekuk saat melakukan aksi di Desa Besowo, Kecamatan Jatirogo. Sebelumnya, pelaku telah dilaporkan Ngasimin, warga setempat, yang mengaku telah menjadi korban penipuan Jaenuri ke Polsek Jatirogo. Petugas Polsek Jatirogo pun lantas mengintai pelaku, dan berhasil menyeret kakek empat cucu tersebut ke Mapolsek Jatirogo untuk dimintai keterangan.

Hal tersebut dikuatkan Kapolsek Jatirogo, AKP Nur Khozin. Dihubungi terpisah, Nur Khozin mengatakan, pelaku mengakui perbuatannya saat diperiksa petugas. Menurut pengakuan pelaku, kata Nur Khozin, aksi penipuannya itu telah berhasil mengembat uang sebanyak Rp 52 juta.

“Korban dimintai duit sebesar Rp 1,5 – 3 juta, dengan alasan uang tersebut mau diserahkan ke Putri Layar, sosok makhluk ghaib, agar digandakan menjadi Rp 1 Milyar,” terang Nur Khozin.

Dari proses pemeriksaan diketahui, Jaenuri tidak hanya beroperasi di wilayah Bancar dan Jatirogo. Menurut Nur Khozin, korbannya tersebar di seluruh Kabupaten Tuban, bahkan Jawa Tengah. Ditemukan juga catatan bahwa pelaku tersebut seorang residivis.

“Dia baru saja keluar dari penjara di daerah Jawa Tengah. Kasusnya sama, penipuan dengan modus seperti ini pula,” kata Nur Khozin. (jb8/jb1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*