Sambut Hari Kartini BNP Jawa Timur ‘Sentuh’ Komunitas PSK Dolly

SURABAYA (jurnalberita.com) – Rabu (20/4/2011), sekitar pukul 16.00 WIB, Badan Narkotika Provinsi (BNP) bekerjasama dengan Badan Narkotika Kota (BNK) Surabaya melakukan sosialisasi dan test urine terhadap para ‘wanita harapan’ di daerah Putat Jaya. Tak hanya itu, dalam acara yang berlangsung di Balai RW 09 Kelurahan Putat Jaya tersebut, juga dihadiri perwakilan dari Kepolisian Sektor Sawahan dan Kecamatan.

\"\"Hal tersebut diadakan, mengingat semakin banyaknya korban dari penyalahgunaan narkoba. Apalagi saat ini, sudah beredar bermacam-macam jenis narkoba. Baik itu berupa pil maupun kristal neraka, yang tak lain sifatnya hanya mengubah kenikmatan sesaat menjadi petaka yang kekal.

Dalam sosialisasi sebelumnya, Badan Narkotika Provinsi (BNP) mengundang kurang lebih 100 ‘wanita harapan’ melalui tiap-tiap Kelurahan yang ada di Kecamatan Putat Jaya. Meski acara sosialisasi tersebut terkesan sederhana, tapi antusias para ‘wanita harapan’ sangat besar, terlihat dari hampir seluruhnya menghadiri acara tersebut.

Kepala Sub Bidang penyelidikan bidang Penegakan Hukum, Badan Barkotika Provinsi (BNP), Ir. Naniek Yuniati SH mengatakan, sangat prihatin dengan Kartini-Kartini yang begitu teraniaya di mata masyarakat. “Dilihat dari kacamata hati, sebenarnya mereka sangat berjasa. Meskipun 90% dari jumlah keseluruhan adalah pendatang dari berbagai daerah, bila dicermati, rata-rata mereka mengatakan secara garis besar adalah tuntutan kebutuhan ekonomi yang semakin hari semakin membengkak. Toh, dalam benak mereka sesungguhnya datang ke kota Pahlawan ini bukan untuk menjual diri,” bebernya pada jurnal berita.com.

Di sisi lain, Naniek berharap, agar uang mereka dapat dikumpulkan untuk masa depan anak-anaknya agar bisa melanjutkan cita-citanya. Selain itu, tempat lokalisasi jangan dinilai dengan sebelah mata. Tapi, tanpa cerita dari mereka kita tidak akan mengetahui seberapa besar pengorbanan dan rintihan penderitaan yang sebenarnya mereka rasakan.

Kepala Pelaksana Harian BNK Surabaya, Wuwuh Priwibowo mengatakan, kota Surabaya sangat kompleks dan secara umum penggunaan narkotika menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Apalagi tempat lokalisasi, sangat rentan sekali dijadikan arus peredaran Narkoba. “Jadi dalam acara ini, diharapkan mereka mengetahui tentang bahaya narkotika. Dengan begitu, secara otomatis mereka berani dan percaya diri untuk mampu berkata ‘tidak’,” katanya pada jurnal berita.com.

Sementara, Wakapolsek Sawahan, AKP Sugeng Purwanto mengatakan, untuk wilayah, kita masih diraba. “Ini menjadi prioritas dan dalam triwulan semester pertama ini 2011, rata-rata ada satu kasus Narkotika di wilayah hukum kita,” ujarnya. (jbc14/jbc1)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*