Kebijakan Baru PT TPS, Denda dan Insentif Bagi Importir

Surabaya (jurnalberita.com) – Penerapan denda pada importir yang menumpuk petikemasnya di lapangan penumpukan PT TPS tampaknya menjadi solusi yang ampuh untuk mengurangi kepadatan di lapangan penumpukan kontainer impor.

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerapkan aturan denda Rp 250.000 per box kontainer bagi mereka yang masih belum mengeluarkan kontainer mereka dari lapangan itu membuat Yard Occupancy Ratio (YOR), lapangan yang dulunya padat hingga mencapai 102 persen, hari ini, Kamis (12/5/2011) nampak longgar dengan YOR 80 persen. Dan diharapkan dua pekan ke depan, YOR sudah kembali normal yakni di angka 65-70 persen.

\"\"“Pemberlakuan denda ini kami terapkan, untuk mendorong para importir segera memindahkan barang mereka yang sudah tuntas administrasinya. Keberadaan box kontainer mereka membuat kami kewalahan memindahkan petikemas yang baru datang. Bahkan, beberapa waktu lalu kami terpaksa menggunakan lapangan ekspor agar kontainer impor yang baru datang bisa segera diturunkan dari kapal,\” ujar Wara Dijatmika, Kepala Humas PT TPS, Kamis (12/5).

PT TPS juga memberikan insentif bagi importir yang langsung mengeluarkan box kontainer mereka, saat semua urusan administrasi di pelabuhan maupun bea cukai mereka tuntas.

Yaitu berupa potongan biaya peti kemas selama ada dalam lapangan. Namun dua kebijakan ini, yakni denda maupun insentif hanya akan berlaku hingga lapangan kembali stabil dengan kondisi YOR 70 persen. “Jadi ini sifatnya kondisional sekali. sewaktu-waktu bisa kami cabut kembali,\” jelasnya.

Sementara itu, Bambang Sukadi, Ketua Gabungan Importir Nasional Indonesia (GINSI) Jawa Timur keberatan dengan diberlakukannya kebijakan baru tersebut. Ia meminta agar lapangan impor yang ada diperluas, karena saat ini trend penurunan dolar Amerika, sehingga sebagian importir memutuskan untuk memborong produk impor sebelum dolar naik kembali.

“Kebijakan itu tak ada sosialisasi yang jelas sebelumnya. Semoga TPS mengerti dan segera menyediakan lapangan parkir kontainer yang lebih luas,” katanya. (jbc2)

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*