Ribuan Guru Padati Kantor Kemenag Tuban

TUBAN (jurnalberita.com) – Ribuan guru swasta mulai dari Raudhotul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) berebut mendaftarkan Program Inpassing di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Tuban Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo, di hari terakhir ini, Jumat (13/3/11).

Kementrian Agama Tuban penuh dipadati ratusan guru yang akan mendaftar program Inpassing. (foto:jbc11/jbc)

Program penyetaraan jabatan antara guru Non PNS dengan PNS yang berakhir hari ini, membuat ruangan Kasi Mapenda Kementrian Agama Tuban penuh dipadati ratusan guru. Para guru ini rela antri dan berdesak-desakan untuk mendapatkan tandatangan kasi Mapenda, Drs HM Badar M.Ag, untuk melengkapi salah satu persyaratan.

Bahkan untuk mendapatkan tandatangan tersebut, beberapa orang ‘Oemar Bakrie’ ini rela antri hingga dua hari. Hal ini dialami oleh Gufron (35) salah seorang guru Madrasah Tsanawiyah. “Sudah dua hari saya ngantri, untuk minta tandatangannya pak Badar,” terang Gufron yang tidak mau menyebutkan dari sekolah mana.

Sementara itu menurut Kepala Kantor Kemenag Tuban, Drs Leksono Mpd mengatakan, “Untuk Program Inspassing penyetaraan saja, antara guru non PNS dengan guru PNS untuk wilayah Tuban diikuti sekitar 2500 guru swasta”.

Dan semua guru yang mendaftarkan program inpassing, akan memperoleh penyetaraan jika semua persyaratan yang diajukan lolos kualifikasi. (jbc11/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site