Timbulkan Polusi, Warga Protes Pasar Ayam

Pasar Ngglendoh Purwodadi. (jbc13/jbc)

GROBOGAN (Jurnalberita.com) – Puluhan warga dua RT di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi memprotes keberadaan pasar unggas (ayam, red) yang terletak di jalan R. Soeprapto. Protes itu dilakukan karena keberadaan pasar menimbulkan polusi udara.

Warga yang tinggal di sekitar Pasar Ngglendoh tersebut mengadu ke anggota dewan Grobogan dan meminta agar fungsi pasar dikembalikan seperti 25 tahun lalu. Usai bertemu anggota Dewan, sejumlah warga beramai-ramai menuju Pasar Ngglendoh untuk mengetahui situasi dan kondisi pasar.

“Awalnya disini dulu pasar sepeda, tiba-tiba mulai beralih fungsi menjadi pasar ayam. Apalagi di dalam pasar itu ada rumah pemotongan ayam (RPA) yang menimbulkan dampak lingkungan seperti kotoran, bau, debu, dan air limbah,” kata Ketua RT 01 RW 21 Kelurahan Purwodadi, Fatchur Rachman SH MH didampingi salah satu warganya, Suharno saat ditemui usai mengadu ke DPRD.

Ditambahkannya, sejak berdiri tahun 1985, warga di lingkungan sekitar pasar, tidak pernah diajak berkomunikasi oleh dinas terkait. Mereka tidak keberatan diawal pembangunan karena pasar berfungsi sebagai pasar sepeda. Namun, sejak Tahun 2002 lalu, pasar berubah menjadi pasar umum dan banyak pedagang yang menjual ayam.

‘’Karena dibiarkan oleh dinas terkait, maka lama kelamaan sepenuhnya dikuasai pedagang ayam sekaligus berdiri pula RPA. Selama ini, Pemkab tidak pernah mengajak komunikasi warga,” tegas Fatchur Rahman.

Dalam pertemuan tersebut, Kabid Pasar Daerah Disperindagtamben Kabupaten Grobogan, Catur Widyastuti mengakui, sesuai Perda Nomor 20 Tahun 2002, Pasar Ngglendoh berstatus Pasar Umum. Terkait keberadaan RPA didalam pasar tersebut, pihak Disperindagtamben sudah mengeluarkan surat peringatan ketiga (SP3) pada 28 April 2011, setelah sebelumnya mengeluarkan SP1 dan SP2 kepada pemilik usaha.

“Setelah terbit SP3, usaha RPA sempat berhenti satu hari. Namun, karena tidak ada tindakan lanjutan, maka usaha mereka beroperasi kembali. Secepatnya kami akan berkoordinasi dengan penegak Perda yakni Satpol PP,” tutur Catur.

Wakil Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo didampingi Ketua Komisi B Agus Siswanto akan menindaklanjuti aduan warga. Pihaknya, kata Nurwibowo, akan menjadwalkan pertemuan kedua antara warga dengan beberapa dinas terkait yang menangani masalah ini. (jbc13/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site