Unik dan Meriah Lomba Kebaya Warga Giri Asri

Diikuti 5 Pramuwisma, Semuanya Bernama Depan ‘Siti’

\"\"

GRESIK (Jurnalberita.com) – Hari Minggu (1/5/2011) sore, suasana Perumahan Giri Asri Kelurahan Ngargosari, Kebomas mendadak riuh dan ramai. Warga RT 02 RW II, baik anak-anak maupun orang dewasa, tumplek blek di jalanan perumahan. Sementara, lima orang perempuan berpakaian kebaya, lengkap dengan dandanan atau make up,  asyik berlenggak-lenggok layaknya peragawati profesional diatas catwalk dalam memperagakan kebaya dengan iringan musik.

\"\"

Mereka pun menjadi pusat perhatian warga. Bahkan, tepuk tangan dan gelak tawa seringkali terdengar, takkala kelima peserta berjalan menunjukkan kebolehannya berjalan sembari memperagakan pakaian kebaya.

Itulah secuplik gambaran meriahnya peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan salah satu rukun tetangga (RT) di Perumahan Giri Asri. Menariknya, pada lomba fashion show busana kebaya Kartini Masa Kini atau Kartini Modern ini, kelima pesertanya merupakan para Pramuwisma atau pembantu rumah tangga (PRT) yang bekerja di rumah warga setempat. Dan yang lebih unik, nama depan kelima peserta sama-sama diawali dengan Siti.

Berbekal dana swadaya warga dan inisiatif  H. Djasman SH MH, yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai Panitera Muda Perdata, acara ini dapat diselenggarakan dengan meriah, sukses serta terlaksana dengan lancar.

“Emansipasi wanita milik semua wanita, tak terkecuali untuk Pramuwisma. Jasa mereka dalam sebuah rumah tangga sangat besar karena mereka menjadi mitra kerja bagi keluarga. Penyelenggaraan lomba ini merupakan bentuk apresiasi yang kami berikan kepada mereka. Karena masih dalam nuansa Hari Kartini, lomba inilah yang kami selenggarakan,” kata H. Djasman.

\"\"

Kelima peserta yang meramaikan lomba antara lain Siti Karomah, Siti Nafi’ah, Siti Halimah, Siti Zubaida dan Siti RinaWati. Mereka yang dalam kesehariannya bergelut dengan dapur dan pekerjaan rumah, ‘disulap’ dengan dandanan menarik, hingga terlihat cantik. Tak ayal, mereka menjadi pusat perhatian dan mendapat applaus dari warga.

Meski sedikit kaku, tapi para peserta berusaha menunjukkan kelihaian mereka dalam memperagakan kebaya didepan tiga orang juri yang menilai penampilan mereka, yakni Juni Sujarwanto, H. Sunarto dan Almalikus Sholikhin. Disepanjang jalan perumahan yang harus mereka lalui, sesekali para peserta menebar senyum dan pesona yang mereka miliki, baik kepada para juri dan warga, yang begitu antusias melihat jalanya lomba.

Meriahnya lomba dan kelihaian para peserta memperagakan kebaya, membuat H. Soenarto, salah satu warga sekaligus juri lomba, mengapresiasi secara pribadi dengan memberikan bantuan finansial, sebelum pengumuman pemenang.

\"\"

Pemenang lomba akhirnya direbut Siti Nafi’ah, Pramuwisma Dr. Ainul Yaqin sebagai Juara I dan berhak mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp.200 ribu, Juara kedua diraih Siti Karomah, Pramuwisma yang bekerja pada keluarga H. Djasman SH MH, yang mendapat uang tunai sebesar Rp.150 ribu. Sedangkan Juara ketiga diraih Siti Halimah, Pramuwisma yang bekerja pada keluarga Hanif Ashari dan berhak mendapatkan uang sebesar Rp.100 ribu.

Ketua Panitia lomba Dr. Ainul Yaqin mengatakan, tujuan lomba adalah untuk menghargai dan berbagi rasa dengan Pramuwisma, yang selama ini menjadi mitra kerja dalam rumah tangga.

“Ini adalah bentuk penghargan kepada mereka, yang selama ini tak kenal lelah mengerjakan pekerjan rumah tangga. Kami juga sangat berterima kasih pada mereka yang meringakan pekerjaan kami. Bagi kami mereka adalah Kartini,” kata Dr Anul Yaqin seusai lomba, yang diamini pencetus ide lomba, H.Djasman SH MH. (jbc6/jbc2)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*