Banyak Ditemukan Nomor SNMPTN Ganda

SOLO (jurnalberita.com) – Hari pertama penyelenggaraan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Selasa (31/5/2011), banyak ditemukan nomor ganda peserta di sejumlah kota. Selain di Solo, nomor ganda juga ditemukan di Semarang, Yogyakarta, Purwokerto dan Makassar.

Di kota Solo, Jawa Tengah, ditemukan empat nomor ganda dari delapan peserta. Temuan tersebut lalu segera diatasi panitia dengan membuat nomor peserta baru saat itu juga.

Rektor Universitas Sebelas Maret Solo, Prof Ravik Karsidi mengatakan, nomor peserta ganda juga ditemui di Kota Semarang (10 nomor), Yogyakarta (7 nomor) dan Purwokerto (7 nomor).

\"\"“Semuanya sudah teratasi. Begitu mengetahui adanya nomor ganda, panitia segera menghubungi pusat data di Surabaya. Dari sana, nomor baru diberikan,\” kata Ravik.

Dengan demikian, nomor peserta yang memiliki nomor ganda diganti dengan nomor baru sehingga dalam lembar jawaban komputer yang tertera adalah nomor baru.

Di Makassar, Sulawesi Selatan, peserta yang bernomor ganda dikarantina lebih dahulu dan dicek berdasarkan Album Bukti Hadir Peserta (ABHP). Mereka dipindahkan ke luar ruang ujian. Nama peserta yang ada di ABHP diizinkan melanjutkan ujian, sedangkan yang tidak ada dilaporkan dulu ke kantor Unhas.

\”Kami menduga, kasus ini bukan perjokian, tetapi kesalahan administrasi,\” kata Profesor Dadang Suriamiharja, Pembantu Rektor I Universitas Hasanuddin, selaku Ketua Panitia Lokal 82 Unhas.

Ia mengatakan, nomor peserta diperoleh setelah siswa mendaftar secara online.

Setelah dicek, berdasarkan nomor identitas, alamat, foto, dan tahun angkatan kelulusan, peserta yang tidak ada di ABHP memang berhak mengikuti ujian. Panitia memberikan nomor baru. Setidaknya 21.645 peserta bertarung untuk merebut 3.169 kursi yang disediakan Unhas.

Peserta berkebutuhan khusus juga mendapat pelayanan yang memadai dari panitia. Di Solo, misalnya, ada 27 peserta dengan kebutuhan khusus, di antaranya 22 penderita buta warna, 3 penyandang tunanetra, dan 2 tunarungu. Mereka kebanyakan mengambil jurusan ilmu pendidikan luar biasa.

Secara terpisah, saat meninjau pelaksanaan ujian tulis SNMPTN di SMAN 24 dan SMAN 82 Jakarta, Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh mengingatkan, perguruan tinggi harus menyediakan 20 persen kursi untuk mahasiswa miskin.

Rektor Universitas Indonesia, Gumilar Rusliwa Somantri mengatakan, pihaknya memiliki kebijakan pemberian beasiswa bagi siswa yang diterima SNMPTN tetapi tak mendaftar ulang karena alasan biaya.

\”Jangan sampai tidak daftar ulang karena tak punya uang. UI mempunyai beasiswa dari perusahaan-perusahaan hingga Rp 16 miliar dan dari UI Rp 20 miliar per tahun,\” ujarnya. (kcm/jbc1)

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*