Istri Basuki PAN ‘Disambar Petir’ P2SEM

Retno Eni Sulistyo dalam sidang. (ist)

SURABAYA (jurnalberita.com) – Duh nasib! Retno Eni Sulistyo, istri tercinta Basuki Babussalam, anggota fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) di DPRD Jatim, bak ‘tersambar petir’ saat sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

“Waduh nasibmu, biyung. Kok sembrono, bagaimana ini? Badan panas dingin seperti disambar petir di siang bolong,” celoteh seseorang yang mengaku kerabat Retno, usai mendengar pernyataan Jaksa.

Retno dituntut hukuman 1,5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rosita Melani. ia didakwa melakukan korupsi atas dana P2SEM (Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat) sebesar Rp 225 juta.

Para petinggi PAN Jatim pun terkejut dan diam seribu bahasa, kendati semula menyayangkan. Tapi, apa mau dikata, masalah P2SEM menyeret nama baik banyak pihak ke ranah hukum. “Kita tunggu saja dan sabar. Kalau memang salah, partai tak bisa berbuat banyak. Namun secara moral, kita tetap membantu,” ujar Suli Da’im, Wakil Ketua FPAN.

Kalangan DPRD Jatim pun banyak berkomentar yang bersifat hitam dan putih. Pertama, terkait masalah istri Basuki tersebut, dinilai sebuah kecerobohan dan kebodohan. “Kalau istri terjerat kebijakan Basuki, maka perasaan akan larut dan akal berjalan tidak sehat,” ujar Anggota Komisi C yang tak bersedia disebut namanya.

Sedangkan jajaran Eksekutif Pemprov Jatim menilai, hal itu sebuah konsekuensi logis. Basuki pernah asal mengkritisi proyek ‘pinjam-pakai’ laptop untuk para anggota DPRD Jatim. “Kabarnya dia ikut mendorong temannya dalam proses tender, namun kalah dan kemudian ‘berteriak’ keras di media. Akibatnya, aparat hukum menelisik dan berakibat serba salah semua pihak,” tukas sumber yang lain.

P2SEM di masa periode Kepemimpinan Fathorrasjid sebagai Ketua DPRD Jatim, periode 2004-2009, memang menggiurkan. Fathor pun lupa daratan hingga menjadi ‘korban’ dan masuk hotel prodeo Medaeng Sidoarjo.

Basuki Babussalam.

Sementara, Basuki Babussalam, masuk antar waktu sekitar 2 tahun ini pun tampaknya terseret ‘manisnya’ dana  P2SEM dengan membuat sebuah wadah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) bernama LPPM Adi Luhung bersama Sutejo, yang memiliki latar belakang seorang jurnalis.

Dalam LPPM Adi  Luhung yang berdiri 1 Agustus 2008, kerabat Basuki dimasukkan dalam struktur. Mulai istrinya, Retno Eni sebagai bendahara dan adiknya. Retno sebagai Sekretaris, sedang Sutejo didapuk selaku ketua. Mereka membuat program pelatihan di Blitar dan Tulungagung yang dinilai fiktif dengan merekayasa dana P2SEM. “Semua terbukti kuat secara hukum, termasuk markup dananya,” tegas Jaksa Rosita, yang dikenal cantas (cantik dan tangkas) ini.

Sementara itu, pengacara Dading P. Hasta mengatakan, tuduhan JPU tidak benar, sehingga tuntutannya pun layak batal demi hukum. “Sebab, semua unsur terkait korupsi P2SEM tidak terbukti. Mereka tidak tahu sama sekali soal uangnya. Apalagi audit BPKP juga tidak menyebut adanya kerugian negara. Jadi mereka harus dibebaskan,” kilah Dading. (jbc5/jbc1)

 

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site