PA Banjir Pengajuan Cerai dan Dispensasi Nikah

\"\"

PACITAN (Jurnalberita.com) – Setidaknya, dalam kurun waktu Januari – April 2011, pengajuan perceraian di Pengadilan Agama (PA) Pacitan mencapai 299 perkara. Tingginya angka perceraian ini mayoritas dipicu lantaran tidak adanya tanggungjawab suami terhadap istrinya.

Panitera Muda (Panmud) hukum PA Nasrodin mengakui, tingginya tingkat perceraian didominasi masalah Sang Istri yang ditinggal suaminya merantau tanpa memberi nafkah. “Seperti sang suami merantau ke luar pulau dan lama tidak pulang tanpa memberi nafkah pada istrinya,” kata Nasrodin.

Dari catatan PA setempat, faktor suami tidak bertanggung jawab tercatat 114 perkara dan urutan kedua karena ketidakharmonisan hubungan pernikahan pemicu perceraian sebanyak 69 perkara serta urutan ketiga pemantik perceraian karena masalah ekonomi.

“Kami mencatat, hingga akhir Mei ada 45 perkara yang dipicu faktor ini. Kemudian disusul adanya gangguan pihak ketiga sebanyak 26 kasus, seperti istri atau suami sering keluar dengan orang yang bukan muhrimnya,” ungkap Nasrodin.

Penyebab perceraian lainnya adalah faktor cemburu, krisis akhlak, kawin paksa, kekerasan fisik, cacat biologis dan salah seorang dari pasangan terlilit kasus pidana. “\’Berdasarkan catatan kami, ada sepuluh alasan pengajuan gugatan perceraian,” tambah Nasrodin.

Di sisi lain, permohonan dispensasi nikah di PA setempat juga tinggi. Selama Januari – Mei 2011 tercatat sebanyak 48 pemohon persyaratan untuk nikah pada usia dini. Usia pria belum genap 19 tahun dan wanita berusia dibawah 16 tahun. Padahal, batas minimal itu sudah diatur UU Perkawinan Nomor 01 Tahun 1974.

Nasrodin mengatakan, faktor pengajuan dispensasi kawin itu, umumnya karena antara pria dan perempuan dibawah umur berpacaran yang kebablasan, hingga berhubungan badan. ‘\’Keterangan dari pihak orang tua (pemohon, red) agar anaknya tidak terus menerus melakukan perbuatan yang dilarang hukum agama. Rata-rata, mereka masih sekolah tapi sudah hamil diluar nikah,” jelasnya. (jbc15/jbc2)


Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*