Dukun Pijat Mesum, Ditangkap Polisi

Rahmanto Asmoro Dijaya.

PACITAN (jurnalberita.com) – Kepolisian Resor (Polres) Pacitan, Jawa Timur menangkap Rahmanto Asmoro Dijaya (57), seorang dukun pijat mesum, pelaku pencabulan terhadap tiga orang pasiennya. “Korban ada tiga orang, mereka dicabuli ketika berobat dan pijat di rumah tersangka,” ujar Kasubag Humas Polres Pacitan, AKP Wahyu Satrio Wibowo, Selasa (19/7/11).

Dari pengakuan pelaku di depan petugas, perbuatan itu dilakukan karena tergoda kemolekan tubuh pasiennya. Padahal antara korban dan pelaku merupakan tetangga dekat di Dusun Krajan Wetan, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo. Polisi sendiri kini masih tengah mengembangkan kasus tersebut. Hingga kini, paling tidak sudah ada tiga korban yang melaporkan perbuatan tak senonoh pelaku. Mereka adalah JM (37), RL
(18), dan RK (46).

Ketiga perempuan itu mengaku mengalami tindakan tidak mengenakkan saat meminta tolong pelaku untuk dipijat. Memang, selain bekerja serabutan, pria satu anak ini biasa memijat. Mulanya pelaku melakukan pekerjaannya seperti biasa, dengan lincah tangannya memijat bagian demi bagian badan korban. Namun rupanya gerakan tangannya kian nakal. Tak hanya bagian tangan, punggung atau kaki saja, organ vital korban juga ikut digerayangi. “Saya raba-raba payudaranya dan zakar saya tempelkan ke kemaluan mereka. Saya khilaf pak,” ujarnya di depan petugas.

Tindakan cabul pelaku tidak hanya terjadi sekali saja. Saat pertama kali dilakukan, korban tidak berontak karena Rahmanto berdalih itu merupakan bagian dari proses penyembuhan, alasan pelaku rupanya diterima oleh para korban. Merasa mendapat kesempatan, ia kemudian mengulangi perbuatan kembali. Namun aksi kedua ini menjadi yang terakhir, karena dianggap sudah kelewatan para korban kemudian melaporkannya ke polisi.

Polisi yang menerima laporan kemudian bergerak cepat. Sejumlah personil Polsek Donorojo langsung menangkap pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria paruh baya ini kini meringkuk di tahanan Mapolres Pacitan. Atas perbuatannya itu, tersangka diancam dengan pasal berlapis. Yakni pasal 289 KUHP dan pasal 81 UU No 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. Sebab, salah seorang korbannya masih di bawah umur. (jbc15/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site