Juara Bertahan Voli Putri Tumbang

KEDIRI (jurnalberita.com) – Tragis benar nasib tim Bola voli putri Banyuwangi. Diunggulkan bakal melangkah mulus, namun kenyataannya tidak demikian. Menghadapi Kab. Gresik di babak delapan besar, tim asal bumi Blambangan ini takluk 3-2 dalam pertandingan di GOR Jayabaya Selasa (19/7/11).

Dalam pertandingan tersebut, tim dari Kota Pudak sebenarnya tidak tampil menjanjikan. Tapi anak-anak banyuwangi juga tidak menyengat dibanding ketika mereka berlaga dan juara di Porprov II 2009 di Kota Malang. Namun demikian, Banyuwangi sempat unggul di set pertama, mereka menyudahi perlawanan Gresik dengan skor 25-10.

Akan tetapi keunggulan tersebut tidak mampu mereka pertahankan. Gresik yang bermain lebih tenang, berhasil mencuri poin dan membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dengan skor 21-25. Kondisi ini sepertinya membuat anak-anak Gresik lebih percaya diri, di sisi lain mental bertanding tim dari ujung timur Pulau Jawa ini langsung down. Dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Hanafi dengan merebut set III dengan 14-25.

Sayang, kemenangan 2-1 itu tidak bisa menjadi motivasi berlapis buat Gresik, karena over confident arek-arek Gresik terlena. Kondisi ini membuat skuad Blambangan bangkit. Mereka pun memaksa skor menjadi imbang 2-2, setelah menang dengan 25-16. Tapi, kebangkitan tim Banyuwangi tidak berlanjut, di set kelima atau penentuan mereka kembali takluk dengan skor 11-15.

Nasib serupa dialami tim putra kota Probolinggo. Sebagai juara Porprov 2009, Probolinggo tak mampu membendung keperkasaan tim putra Surabaya. Tim dari Kota Pahlawan ini membalikkan hasil partai final pada Porprov II lalu. Jika waktu itu Surabaya kalah 3-2, kemarin malam mereka membalasnya dan menang 3-1. Dengan demikian di semifinal Rabu (20/7), tim putra Surabaya akan jumpa Kab. Sidoarjo yang kemarin juga unggul atas Kota Malang. Sedangkan di bagian putri, tim Surabaya juga melangkah ke semifinal. Anak asuh Masyhudi ini melaju ke semifinal setelah unggul 3-0 atas tim putri Sidoarjo dengan skor 25-16, 25-20, dan 25- 23.

Namun, hasil berbeda justru diperlihatkan tim Putra banyuwangi. Dengan memperlihatkan semangat juang tinggi, mereka bisa menghentikan perlawanan yang diberikan Kab. Tuban dengan skor 3-2. Di set pertama Banyuwangi unggul 25-19, tapi mampu disamakan menjadi 1-1 setelah Tuban menang 21-25, di set ketiga ganti Banyuwangi kembali merebut poin dengan unggul 25-19.

Tapi kepiawaian anak-anak Banyuwangi mampu diredam lewat permainan kompak. Tuban pun unggul dengan skor 25-19. Sayang, di set penentuan pemain motor Tuban, yakni pengumpan bola atau tossernya mengalami cidera. Kondisi ini dimanfaatkan tim Banyuwangi dengan menguasai set terakhir dengan skor 15-6. (jbc12/jbc1)

Leave a comment





*