Lee Min Ho, Si Tampan yang Tak Bisa Jauh dari Ibunya

(jurnalberita.com) – Lee Min Ho bukanlah orang pertama yang dipilih untuk memerankan peran Gu Jun Pyo, saat casting Boys Before Flower. Namun setelah melihat rambutnya dikeriting, produser merasa Lee Min Ho paling pantas memerankannya. Kini, Lee Min Ho jadi artis termahal di Korea Selatan setelah menyelesaikan syuting Boys Before Flower.

Lee Min Hoo lahir di Heukseuk Dong, Dongjak Gu, Seoul – Korea Selatan, pada tanggal 22 Juni 1987 dengan berat 3,2 kilogram. Min ho yang tinggal dengan ayah, ibu dan kakak perempuannya, merasa paling dekat dengan ibunya. Dan karenanya, ia tak pernah bisa jauh-jauh dari ibunya. Namun ada suatu peristiwa yang tak akan pernah dilupakan, baik oleh Min Ho sendiri maupun oleh keluarganya, khususnya sang ibu.

Saat berusia 5 tahun, ia hampir saja jadi anak hilang. Pada waktu sedang bermain di sekitar taman, tiba-tiba menghilang begitu saja. Beruntung, di pergelangan tangan Min Ho kecil ini terdapat sebuah gelang yang bertuliskan nama dan alamat rumahnya. Min Ho kecil yang ditemukan warga sekitar akhirnya diantarkan kembali ke rumahnya.

Sejak kecil Min Ho sangat suka membaca koran. Pertama kali belajar Hangul (tulisan Korea) dari iklan warna-warni yang terdapat di koran. Kesenangan Min Ho membaca iklan-iklan ini, sekaligus memupuk kebiasaan untuk membaca ulasan artikel di koran anak-anak dan koran harian ketika dia masuk SD (Sekolah Dasar). Min Ho dapat melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan sangat cepat serta memiliki ingatan yang bagus. Bahkan tabel perkalian dan Hanja bukan merupakan hal yang sulit bagi Min Ho kecil.

Di awal SD, Min Ho kecil merupakan anak yang pemalu dan tidak suka berdiri di depan umum. Namun meski demikian, ia tetap populer dan punya banyak teman. Sejak TK (Taman Kanak-Kanak), Min Ho sudah terkenal di kalangan anak perempuan.

Dibandingkan anak seusianya, Min Ho selalu lebih tinggi. Bahkan jika dibandingkan dengan teman-temannya yang berperawakan sama, penampilan Min Ho tetap saja terlihat lebih menonjol. Jika musim berganti, anak-anak perempuan yang bermain dengannya juga akan berganti. Pernah suatu ketika terjadi pertengkaran oleh beberapa anak perempuan yang ingin memperoleh perlakuan khusus dari Min Ho kecil ini.

Sejak kecil, Lee Min Ho sudah mengemari olahraga sepak bola dan ingin menjadi seorang pemain sepak bola profesional. Di bawah bimbingan Cha Bum Kun – seorang pelatih sepak bola, Min Ho menunjukkan bakat besarnya. Pelatihnya bahkan menyatakan kalau Min Ho memiliki kaki yang lincah dan menyimpan bakat yang besar. Bahkan, Lee Min Ho sempat berniat melanjutkan pendidikan sekolah menengah pertama khusus sepak bola. Sayangnya, cita-citanya tersebut harus berakhir karena patah tulang yang dialaminya saat pertandingan sewaktu kelas 5 SD. Namun bagaimanapun juga, Lee Min Ho masih mengemari olahraga sepak bola ini dan mengatakan Nal Do Ho sebagai pemain favoritnya.

Ketika masih SD ia dipanggil si Muka Gelap karena kulitnya yang gelap. Menginjak SMP julukannya berubah menjadi si Tulang karena badannya yang terlalu kurus. Dan begitu duduk di bangku SMA, julukan si Setan menempel padanya karena nakalnya yang sangat keterlaluan.

Menginjak tahun ke-2 di bangku SMA (Sekolah Menengah Atas), dengan potensi dan wajahnya yang tampan, Min Ho melirik dunia yang sekarang mengantarkan namanya menggapai popularitas – akting.

Min Ho bergabung dengan Starhaus Entertainment dengan bantuan seorang kenalan. Setelah melewati masa-masa pelatihan, Min Ho mulai mengikuti audisi-audisi dan berhasil mendapatkan beberapa drama televisi dengan peran-peran kecil seperti dalam drama Romance (2002), drama Sharp (2007), dan drama Recipe Of Love (2005).

Diawali pada tahun 2006, usaha-usaha akting Lee Min Ho dari drama-drama sebelumnya mulai membuahkan hasil. Lewat drama Secret Campus, akhirnya Min Ho mulai mendapatkan peran dialognya yang pertama – sebagai Park Doo Hyun. Kendati demikian, nama Lee Min Ho masihlah belum begitu bergema di dunia K-drama. Min Ho masih harus berjuang melewati 3 drama lagi, yaitu Mackerel Run (2007) sebagai Cha Gong Chan, I am Sam (2007) sebagai Heo Mo Se, dan But I Don’t Know Too (2008) sebagai Min Wook Gi. Judul terakhir yang disebut inilah yang merupakan ujung tonggak kebangkitan popularitas dari Lee Min Ho, sebab di tahun yang sama itu (2008), Lee Min Ho berhasil mendapatkan perannya di dua layar lebar sekaligus – Public Enemy Return dan Our English Teacher. Dan ketika kembali merambah layar kaca di tahun 2009 lewat drama Boys Over Flowers, Lee Min Ho akhirnya membintangi peran utamanya sebagai Goo Jun Pyo. Tahun 2010, ketenaranpun telah berada di genggaman lewat aksinya dalam Personal Taste diikuti tahun sekarang – 2011, dengan City Hunter. (*)

Nama: Lee Min Ho  Profesi: Aktor  Tanggal Lahir: 22 Juni 1987  Tinggi: 187 cm Berat: 69 kg  Zodiak: Cancer  Golongan Darah: A  Perusahaan: Starhaus Entertainment  Serial: City Hunter (SBS, 2011), Personal Preference (MBC, 2010), Boys Before Flowers (KBS2, 2009), Get Up (MBC, 2008), I’m Sam as Heo Mo Se (KBS2, 2007), Mackerel Run (SBS, 2007), Secret Campus (EBS, 2006), Love Hymn (MBC, 2005), Nonstop 5 (MBC, 2004)  Film: Our School E.T (2008), Public Enemy Returns (2008), Humming (2007), Arang (2006), Ghost Lives (2004), Repechage (1997)
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

4 Responses

  1. aku berharap lee min hoo bisa hadir ke jakarta,, ya ke rumah ku,, heheh,, amin ya allah. :)

  2. leeminho aku cinta dgn kmu, aku ngefans bgt ama kmu, leeminho ke jambi dunk indonesia , d jambi temuin aku ya gantengg

  3. Lee min hoo, kaulah manusia paling sempurna d dunia, akankan sya bsa bertemu dganmu walau hanya sekali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site