Mesum Dengan ABG, Oknum PNS Digrebek

AKP Noersento. (foto : doc)

TUBAN (jurnalberita.com) – Sungguh bejat kelakuan DI (47), seorang oknum PNS Pemkab Bojonegoro. Ia tega mengencani dan menyetubuhi seorang gadis dibawah umur di sebuah rumah sewa di Desa Sendangharjo Parengan Tuban. Polisi akhirnya datang menggrebek dan menangkapnya, usai mendapat informasi dari masyarakat.

Awalnya, korban yang berinisial DK (17), warga Kecamatan Dander Bojonegoro ini tak mengenal DI, yang kini berstatus tersangka, lantaran nomor HP miliknya tiba-tiba saja dimiliki tersangka. Dari perkenalan itu, korban sering mendapat telepon dan diajak melakukan pertemuan.

Setelah lama berkenalan, tersangka mulai sering mengajak keluar korban, salah satunya ke tempat hiburan karaoke di Kecamatan Parengan Tuban. Tersangka lalu mengajak korban menyewa sebuah kamar kepada Rebinah, seorang penyedia kamar. Saat itu, tersangka membujuk korban untuk menyerahkan kegadisannya dengan imbalan Rp. 200 ribu.

Merasa aman, tersangka mengulangi perbuatannya beberapa kali di lokasi yang sama untuk berkencan. Namun, ulah tersangka tercium aparat kepolisian, yang sudah lama mendapatkan informasi tentang perbuatan tersangka, yang sering berkencan dan membawa gadis dibawah umur pada salah satu rumah sewa di Tuban. Polisi bergerak cepat setelah mendapat laporan masyarakat bila tersangka datang kembali dengan membawa korban di tempat tersebut dan langsung melakukan penggrebekan.

Kasubag Humas Polres Tuban AKP Noersento membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, Polisi mendapat informasi dari warga mengenai ulah DI yang sering berbuat mesum dengan anak dibawah umur di tempat tersebut. “Saat itu juga polisi menggrebek di lokasi sesuai dengan informasi masyarakat. Kita amankan pelaku di Polres untuk diperiksa dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami akan menjeratnya dengan pasal 81 UU Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya. (jbc11/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site