Pentingnya Konsumsi Air Dengan TDS Nol

Air minum dalam kemasan MENARA Hidis, salah satu produsen AMDK dengan TDS Nol dan Bio Oksigen. (foto:jbc1/jbc)

(jurnalberita.com) – Pada dasarnya kita semua terkena mineral dan bahan-bahan kimia beracun (toxic) yang kita dapati dari udara dan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Air adalah satu-satunya cara untuk membuang racun-racun ini dari dalam tubuh. Dimulai dengan menggunakan air yang lebih murni, karena kemampuannya yang lebih besar untuk mengambil dan membersihkan benda-benda beracun dari tubuh kita.

Terlebih lagi bagi anak-anak yang masih memiliki sistem imunitas dan detoksifikasi dalam tahap pengembangan hingga masa remaja. Adanya asupan bahan-bahan kimia beracun (walau dalam jumlah kecil) atau kandungan timah pada air minum di masa kanak-kanak, bisa meningkatkan resiko penyakit degeneratif dan kelainan kinerja organ dimasa mendatang. Karena banyak sistem pertahanan (tubuh) yang krusial untuk melindungi tubuh bagi orang dewasa dari penyakit dan polutan tidak sempurna dikembangkan selama masa kanak-kanak, maka mereka menjadi lebih sensitif terhadap benda-benda asing.

Seorang anak mampu mengkonsumsi air minum 3 kali lebih banyak per berat badan dibandingkan orang dewasa, itu berarti mereka akan rentan untuk terkontaminasi polutan dengan dosis yang lebih besar. Sehingga tubuh mereka tumbuh lebih sensitif.

Padahal, standar kesehatan yang mengatur jumlah atau level polutan yang diijinkan untuk konsumsi air minum semua berdasarkan kemampuan imbas terhadap orang dewasa.

Mineral Anorganik

Dipercaya bahwa air mineral membantu tubuh untuk proses metabolisme. Namun, ada pembuktian ilmiah yang menyarankan bahwa kebanyakan dari mineral ini berbentuk anorganik (benda mati). Yang saat mereka masuk ke dalam sirkulasi tubuh, mereka tidak dapat digunakan pada proses fisik pembentukan sel-sel tubuh.

Jadi, mineral pada air hanyalah memberikan mineral-mineral ‘mati’ atau anorganik yang tidak dapat diasimilasi. Semua mineral anorganik ini justru hanya mengganggu tubuh kita. Seperti dikutip dari The American Medical Journal, tubuh memerlukan mineral yang banyak ditemukan dalam makanan, bukan dari air minum. Dan faktanya, mineral organik dari air sumur hanya 1% dari seluruh mineral yang terkandung di air.

Organik, atau mineral Bioavailable

Setelah mineral-mineral ini mampu menembus akar tanaman, mineral-mineral anorganik menjadi mineral organik (melalui proses fotosintesis) dan dapat diasimilasi tubuh kita sebagai mineral organik. Air murni mampu menghilangkan endapan mineral-mineral anorganik dari dalam tubuh.

Kini banyak produsen air minum dalam kemasan yang tidak pernah menyebutkan angka Total Dissolved Solids (benda padat yang terlarut) (TDS) dalam kemasan air produksinya. Padahal angka TDS menunjukkan jumlah mineral anorganik yang terkandung dalam air tersebut.

Meminum air dengan kandungan TDS tinggi akan terasa getir, asin, terasa seperti terlarut logam, dan memiliki bau yang tidak sedap. Dan kurang bisa mengurangi rasa haus, serta akan mempengaruhi rasa makanan dan minuman, sehingga mengurangi selera makan. Air dengan TDS tinggi bisa saja terkandung mineral-mineral berbahaya seperti nitrat, sodium, sulfat, barium, cadmium, tembaga, dan florid.

Kita bisa menggambarkan jika seseorang minum 2 gelas air per hari, maka jika ditotal selama 70 tahun hidupnya orang tersebut mengkonsumsi 4500 galon air. Jika air itu bukan air murni, dari 4500 galon ini mengandung 200-300 pound batuan yang tidak diperlukan oleh tubuh. Kebanyakan akan dibuang melalui saluran ekskresi, namun sebagian akan menetap di dalam tubuh dan akan mengakibatkan kekakuan sambungan persendian, pengerasan arteri, batu ginjal, penyumbatan arteri, dan kapiler mikroskopik dan mengalir ke seluruh tubuh.  (*/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

2 Responses

  1. MOHON DIKIRIM DAFTAR HARGA PRODUK, SYARAT MENJADI AGEN ! TRIMS

  2. kalau jadi distributor syaratnya apa ? harga berapa ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site