Tunggakan Tunjangan Guru Sertifikasi Capai Rp 3 M

Heru Wiwoho, Kadindik Pacitan.

PACITAN (jurnalberita.com) – Pemerintah Kabupaten Pacitan Jawa Timur (Jatim) masih mengupayakan tunggakan gaji guru sertifikasi selama sebulan, yang besarnya mencapai sekitar Rp 3 milyar. Tunggakan itu berasal dari pembayaran pada triwulan pertama tahun ini, termasuk tunjangan untuk guru yang surat keputusan (SK) sertifikasinya belum keluar.

“Yang triwulan pertama transfer dari sananya (Kementerian Pendidikan Nasional, red) terlambat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dindik), Heru Wiwoho, Kamis (14/7/11).

Selain proses transfer yang terlambat, ternyata jumlah dana yang dikirimkan juga kurang. Pihak Dindik sendiri hingga kini belum bisa memastikan kapan kekurangan tersebut akan direalisasi. Sebab semua masih tergantung kebijakan dari Kementerian Keuangan, termasuk teknis pembayarannya. Misalnya ditambahkan pada pembayaran tahun ini atau dibayarkan sendiri pada tahun depan. Dengan jumlah kekurangan sebanyak itu, jika ditalangi APBD dikhawatirkan akan menghambat pembangunan di daerah itu sendiri, karena banyaknya anggaran yang terserap.

Saat ini jumlah guru yang sudah sertifikasi mencapai 2.160 orang. Angka itu merupakan 40 persen dari total guru yang berjumlah sekitar 5.000 guru. Dari jumlah sebanyak itu 1.946 orang guru diantaranya sudah mengantongi SK dari Kemendiknas, dan sisanya sebanyak 214 orang belum mendapatkan SK. Heru mengatakan para guru yang belum mendapatkan SK itu merupakan bagian dari kuota tahun 2010 lalu.

Untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi, seorang guru harus sudah memenuhi kriteria. Diantaranya jam mengajar telah mencapai 24 jam dan lain sebagainya. “Ya ngajar 24 jam dan harus ada SK dari kementerian. Untuk triwulan kedua insya Allah akhir Juli sudah dibayar, “ kata dia.

Bagi guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi, Heru berharap agar kinerja para tenaga pendidik meningkat. Terlebih lagi mulai tahun ini pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap kualitas guru. Artinya, mereka mendapatkan sertifikasi karena dianggap sudah mumpuni dan berhasil memenuhi empat kompetensi, yakni kepribadian, sosial, pedagogis, dan profesional.

Selain guru, pengawasan juga diberlakukan kepada para kepala sekolah dengan cara berjenjang. Contohnya, guru akan diawasi kepala sekolah, dan kepala sekolah selanjutnya diawasi oleh pengawas dari dinas. Acuannya pada sejumlah instrumen penilaian yang telah disiapkan. (jbc15/jbc1)

Tags: , , , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

2 Responses

  1. Bagaimana dengan kekurangan tunjangan serrtifikasi 1 bulan tahun 2010 lalu …..? apa kah itu juga terhitung kekurangan atau hanya di bayar selama 11 bulan di tahun 2010 lalu ….?

  2. Tahukah anda bahwa ada kemungkinan tahun tahun selanjutnya tunjangan sertifikasi Guru bakal dibayar pakai YEN ?????????????
    YEN ……………… ono duite ………….
    YEN ……………… ora kelalen ………
    YEN ……………… masih kelingan …………….
    YEN ……………… esih olih utang ……………….
    YEN ……………… YEN …………………………… YEN …………………. ora bangkrut …………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site