Gasak Pompa Air, Kentung Lebaran Dalam Penjara

AKP Sukimin Kasatreskrim Polres Pacitan. (foto : dok)

PACITAN (jurnalberita.com) – Terbelit memenuhi kebutuhan hidup, JM alias Kentung (39) nekat menggasak pompa air dan gerobak dorong. Perbuatannya terbongkar setelah petugas yang mendapat laporan korban, melacak dan menemukan barang hasil curiannya yang sudah dijual. Ia pun terancam berlebaran didalam tahanan Polres Pacitan.

Niat jahat tersangka muncul, saat pria yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas atau pemulung berkeliling kampung. Ketika melewati rumah Sunarto, warga Dusun Klepu, Desa Ketro, ia melihat dan mendapati sebuah pompa air terpasang di sumur.

Merasa aman, tersangka bergegas menuju sumur dan melancarkan aksinya. Berbekal gergaji besi yang juga didapat dari rongsokan, tersangka memotong pipa PVC yang masih menempel. Hanya dalam hitungan menit, pompa air pun sudah ada dalam genggaman.

Tak ingin aksinya terbongkar, tersangka buru-buru kabur dan menuju ke salah satu tukang servis elektro serta menjual barang curiannya seharga Rp 115 ribu.  “Saya khilaf pak, uang hasil penjualan rencananya akan saya gunakan untuk  mencukupi kebutuhan selama bulan puasa,” ungkapnya didepan penyidik Polres Pacitan, Senin  (1/8/2011).

Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Sukimin mengungkapkan, dari penyidikan sementara, diketahui tersangka tak hanya mencuri pompa air. “Tersangka juga mengakui mengambil 2 unit gerobak dorong milik Dwi Widodo, yang berada tak jauh dari lokasi pencurian pertama,” ungkap Sukimin.

Dari rekam jejak tersangka, polisi akan mengembangkan kasus dan kemungkinan keterlibatan tersangka pada sejumlah kasus lainnya. Apalagi, sejak berhenti menjadi sopir truk empat tahun terakhir, tersangka banting setir menjadi pencari barang bekas.

“Saat ini tersangka kita lakukan penahanan dan menyita barang bukti yang berhasil diamankan antara lain pompa air merek Shimizu dan 2 unit gerobak sorong merk Artco. Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,”  tukasnya. (jbc15/jbc2)

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site