Kadin Institut Bangun Dimensi Usaha Kerakyatan

Pakde Karwo, La Nyalla serta pengusaha besar di Jatim pada peresmian Kadin Institut. (foto : jbc5)

SURABAYA (jurnalberita.com) – Pada masa kepemimpinan Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattalitti,  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim sukse dan mampu menancapkan tonggak sejarah perubahan, sekaligus gagrak spirit baru bagi kalangan pengusaha yang tergabung di dalamnya.

Tonggak sejarah itu ditandai dengan keberadaan sebuah gedung mentereng berlantai 4 yang diberi nama Kadin Institut. Tak hanya para pengusaha besar seperti Dr. HC. Alim Markus dan beberapa pengusaha yang bangga, Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo juga merasakan hal yang sama saat menghadiri peresmian.

“Saya harapkan pada setiap lantai dan ruangannya, diberi nama sesuai nama partisipatorisnya. Mereka yang ikut memberikan bantuan konkrit, selayaknya diberikan penghargaan pula,” lontar Pakde Karwo, panggilan populernya, saat diajak meninjau gedung oleh La Nyalla, sebelum acara buka puasa bersama, kemarin.

Saya pun berharap, tambah Pakde Karwo, PT. Maspion Group menjadi sponsor terbesar bagi kemajuan Kadin Institut. “Misalnya, ditandai dengan logo dan iklan di atas gedung berlantai 4 ini. Namun tak tertutup untuk pengusaha lainnya. Maspion hanya salah satu yang dijadikan contoh, agar diikuti pengusaha lainnya,” singgung Gubernur Jatim, dalam pidatonya.

Kadin Institut yang bertujuan mencerdaskan para pengusaha dan calon pengusaha di Jatim ini akan dimotori oleh Prof. Dr. H. Sam Abede Pareno. Sistem edukasi maupun metodologi yang diterapkan bersifat lentur dan kenyal, artinya proses penjaringan peserta seminar dan lokakarya melalui penyaringan.

“Siapapun peserta seminar atau loka karya yang berminat, didahului dengan pra tes agar diketahui prospek dan kemauannya sebagai sosok pengusaha yang tangguh. Gampangnya, seberapa besar minat dan bakat setiap individu yang akan masuk Kadin Institut, agar modul materi yang disiapkan tidak menyimpang jauh dari tujuan didirikannya Kadin Institut ini,” papar Prof Sam Abede, yang juga dikenal sebagai guru besar, jurnalis serta budayawan ini.

Sementara itu, La Nyalla menambahkan, percepatan pencarian dan pencetakan sosok pengusaha akan segera dilaksanakan dalam tahun 2012, kendati usai peresmian akan dilakukan trial (ujicoba) bersifat seminar bagi masyarakat umum, “Nantinya tiap kelas akan diefektifkan. Jumlah pesertanya tidak lebih dari 30 orang,” ungkapnya di depan Gubernur dan para pengusaha Jatim.

Harapan besar juga muncul dari Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro. Ia sangat respek terhadap langkah strategis yang dicanangkan Ketua Kadin Jatim tersebut. “Kami pun melakukan pedasaran melalui kursus kewirausahaan, yang selanjutnya diharapkan Kadin Institut mematangkannya. Paling tidak, akan kita jalin kerja sama, agar tujuan usaha kerakyatan di Jatim menjadi pelopor pada skala nasional dan siap bersaing secara kualitatifnya di tingkat internasional,” ujarnya. (jbc5/jbc2)

Tags: , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. mohon bantuannya bagaimana cara bergabung di institut kadin,trima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site