Kantor Pemkab Mojokerto Digeruduk Ribuan Guru

\"\"MOJOKERTO (jurnalberita.com) – Ribuan guru dan pegawai dari Lembaga Pendidikan Maarif NU, kamis (11/8/11), nggeruduk Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto di Jalan A Yani, Mojokerto dengan membawa berbagai atribut seperti spanduk dan juga berbagai macam poster yang berisi tuntutan. Mereka menuntut pembayaran tunjangan yang selama beberapa bulan terakhir ini selalu terlambat.

Koordinator aksi, Muhsinin Kholis mengatakan, aksi tersebut dilakukan dari beberapa elemen guru Lembaga Pendidikan (LP) Maarif yang terdiri dari Guru Tidak Tetap (GTT), Pengawai Tidak tetap (PTT) dan guru Taman Pendidikan Al Qur\’an (TPQ) dan Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia (PPBI).

“Tujuan kami datang kesini, menuntut pencairan tunjangan yang terlambat, pemangkasan penerima tunjangan, serta kenaikan tunjangan dari Rp 100 ribu perbulan menjadi Rp 200 ribu perbulan,\” kata Mukhsinin.

Dalam aksi ini, mereka menggelar orasi, istighosah dan juga tahlil dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Aksi mereka sempat membuat ruas Jalan Ahmad Yani macet dan terpaksa ditutup polisi karena banyaknya massa yang ikut dalam aksi tersebut. Dalam aksi ini mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian agar tidak terjadi aksi bentrok massa.

\”Intinya kami ingin kejelasan atas pembayaran gaji kami yang hingga saat ini masih belum turun, apalagi dalam waktu dekat ini sudah memasuki Hari Raya Idul Fitri,\” terangnya.

Menurut Mukhsinin, uang tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama menjelang hari raya yang kurang beberapa hari lagi. (ant/jbc1)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*