Kejari Tuban Tetap Intens Ungkap Korupsi

\"\"

TUBAN (jurnalberita.com) – Dari empat kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban, baru satu kasus yang disidangkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yakni kasus pengadaan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) massal tahun 2009, yang terjadi pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosnakerdukcapil) Tuban.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tuban, Agus Budiarto SH kepada jurnalberita.com, Jumat (5/7/11) menjelaskan, perkara yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp. 565 juta dan menyeret dua orang terdakwa yakni Mudijono (mantan Kadin) dan Hermanto harso (rekanan proyek) tersebut, baru pada tahap pemanggilan saksi, diantara saksi dari panitia pengadaan barang, panitia pemeriksa barang dan sekretariat dinas.

“Kasus ini, penyidikannya dimulai sekitar bulan Agustus atau September tahun lalu. Dan sekarang masih proses sidang. Terdakwa tidak kita tahan karena kooperatif,” jelas Jaksa asal Nganjuk ini.

Sementara, tiga kasus lainnya, kata Agus, adalah kasus pembangunan klinik di RSUD Dr Koesma Tuban, yang sudah menetapkan dua orang tersangka, Penyalahgunaan dana tanah kas Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak, yang berpotensi merugikan keuangan desa sebesar Rp. 100 juta lebih serta satu kasus korupsi yang kini masih pdalam tahap penyidikan yakni dugaan korupsi Program Usaha Agrobisnis (PUAB) di Kecamatan Tambakboyo.

“Ada tiga kasus dan 4 tersangka sudah dalam penyidikan. Sedangkan tingkat kerugiannya, yang RSUD dan PUAB masih dalam perhitungan,” jelas Agus.

Ditanya minimnya pengungkapan kasus korupsi di Bumi Ronggolawe, dengan tegas dibantah Agus. Menurutnya, masih ada beberapa kasus yang kini masih dalam penyelidikan pihaknya namun keterbatasan tenaga menjadi salah satu penyebabnya.

“Apalagi sekarang sidang perkara tindak pidana korupsi dilakukan di Pengadilan Tipikor di Surabaya. Kalau hakim minta dua kali dalam seminggu kita sidang, kita sudah kehabisan waktu,” pungkasnya. (jbc11/jbc2)

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*