Kronologi Kecelakaan Helikopter Nusa Halmahera

Helikopter PK FUG yang jatuh di Gunung Dua Saudara Bitung. Foto diambil kira-kira 10 menit sebelum kejadian. (Foto: Pingkan Natalia Mandagi)

MENADO (jurnalberita.com) - Helikopter milik PT Nyaman Air yang disewa PT Nusa Halmahera Mineral (PT NHM), jatuh di sekitar Gunung Dua Saudara atau sekitar Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung (45 kilometer sebelah Timur Kota Manado) Sulawesi Utara, Rabu (3/8/2011). Seluruh penumpang, termasuk dua kru helikopter milik PT Nyaman Air meninggal dunia.

Para korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WITA oleh tim SAR bersama warga Kelurahan Danowudu, dan pesawat saat ditemukan dalam kondisi hancur.

Helikopter Bell 412 buatan Kanada itu berangkat dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, sekitar pukul 14.26 WITA, pada Rabu petang menuju Gosowong, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, sebagai lokasi pertambangan.

Namun, sekitar pukul 14.29 WITA atau baru beberapa menit dari Bandara Sam Ratulangi, helikopter putus kontak dengan Bandara pada koordinat 01,08,48 Lintang Utara- 127-42,00 Bujur Timur atau sekitar Gunung Dua Sudara, Kota Bitung.

Jumlah penumpang 10 orang, termasuk dua kru helikopter. Dari sepuluh korban yang ditemukan tewas itu, empat di antaranya adalah warga negara asing yaitu dari Australia. Mereka adalah B Tomlison, Adrian Arid, Dion Remit, dan R Rooldt. Sementara penumpang warga Negara Indonesia, yakni Zainudin Ahmad, Roy Nawawi, Dian Rudiyansya , Wilson Yushua serta dua Kru helikopter, Kapten Eddy Purwono dan E Humady.

Kepala Bidang Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella di Manado mengatakan saat ini, pihaknya bekerjasama dengan Tim KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut. (roc/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site