Baru Ikut Kejuaraan, Zakarias Sabet Emas di London

\"\"MANOKWARI (jurnalberita.com) – Prestasi Zakariaz Benny Nuboba (13) siswa SMP Negeri 5 Kwawi, Manokwari, Papua Barat, sungguh luar biasa. Meski baru pertama kali ikut kejuaraan, pesenam muda itu berhasil menyabet medali emas di ajang Heathrow Aerobic International Club Championship, yang digelar di London, Inggris Raya, awal September lalu.

\”Rasanya senang, apa lagi tahu kalau saya menang,\” ujar Nando, panggilan akrab Zakariaz , yang selama tiga bulan berlatih intensif senam aerobik di Manokwari dan Jakarta.

Pelatih Nando, Fahmy Fachrezzy, mengatakan, dalam penampilan perdananya di sana, dia mampu memukau para juri, sehingga didapuk sebagai pemenang. Bahkan, dia diminta mempertontonkan sekali lagi performanya di hadapan para peserta kelas remaja dan dewasa.

\”Tidak ada kesalahan sama sekali. Sempurna dan rapi. Banyak pelatih yang tertarik setelah melihat penampilannya. Saya juga tak menyangka, karena dia baru pertama kali ikut kejuaraan,\” kata Fahmy, kemarin.

Pelatih dari Club Estafet Indonesia di Jakarta ini menjelaskan, prestasi Zakariaz adalah contoh sekaligus perangsang bagi atlet senam junior di Papua Barat, dan Indonesia. Masalah regenerasi dan pencarian bibit pesenam relatif sulit. Dia sudah berkeliling Tanah Air, tapi mencari pesenam junior yang memiliki skill, konsentrasi, dan motivasi besar, itu susah.

Umumnya, pemerintah menarget tinggi, tapi dukungan dan fasilitas yang disediakan terbatas. Yang sangat minim adalah fasilitas pencarian bibit pesenam muda.

Selama ini, kata Fahmy, tak ada kejuaraan nasional, sehingga pelatih kesulitan mencari dan mengembangkan bibit pesenam muda tersebut. Siapa sangka, ada bibit unggul senam aerobik dari tanah Papua. Jika regenerasi dan pencarian bakat ini dilakukan, akan selamanya prestasi senam di tanah air tertinggal jauh dengan negara-negara lain.

Diakui Ketua KONI Papua Barat Yan Renwarin, prestasi olahraga akan diraih dengan dukungan tiga hal, manajemen pengurus olahraga, pelatih, dan atletnya. Dia tak mengelak bahwa keberangkatan Zakariaz ke London tidak mendapat dukungan penuh. Namun hasil yang diperoleh di luar dugaan.

Zakariaz Benny Nuboba memenangi kejuaraan dunia senam aerobik perorangan untuk usia anak-anak. Prestasinya membawa nama Indonesia sekaligus Papua Barat, di pentas dunia olahraga aerobik. Dia telah mengalahkan 21 peserta dari 12 negara yang ambil bagian. (kpc/jbc10)

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*