Jumat Terguling, Minggu Baru Dapat Dievakuasi

Truk gandeng pengangkut puluhan ton minuman sari buah akhirnya berhasil dievakuasi dan tidak menghambat arus lalu lintas. (foto : jbc6)

GRESIK (jurnalberita.com) – Meski peristiwa tergulingnya truk bermuatan 38 ton minuman sari buah yang terjadi di Jalur Pantura Gresik-Lamongan Duduk Sampeyan, terjadi Jum’at (16/9/11) lalu, namun truk gandeng bernopol E 9650 B tersebut baru dapat di evakuasi Minggu (18/9/11) kemarin, atau tiga hari setelah kejadian.

Peristiwa tergulingnya truk yang dikemudikan Muhamad Yusup (32), warga Desa Surabayan, Kecamatan Tegal Timur, Tegal, Jawa Tengah ini diduga sopir dalam keadaan mengantuk.

Hal itu juga diakui Yusup, selain dalam kondisi mengantuk, ia juga tidak mengetahui kondisi jalan yang akan dilewati karena dirinya baru tiga bulan bekerja di perusahaannya. Akibatnya, saat melewati jalur tersebut, truk yang dikemudikannya terlalu ke kiri hingga terperosok dan terguling ke galian pelebaran jalan sedalam 50 senti meter.

“Tidak ada luka pada sopir dan kernet, hanya anggota badan terasa sakit setelah kejadian,” ujar Yusup saat membersihkan sisa angkutan, Minggu (18/8/11).

Ia menambahkan, kerusakan muatan minuman buah instan akibat tergulingnya truk gandeng yang dikemudikannya mencapai Rp 70 juta. “50 persen barang muatan itu rusak,” jelasnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhamad Purbaya, melalui Kanit Patroli Iptu I Made  Parwita mengatakan,  meski ada kejadian truk terguling, namun kondisi arus lalu lintas dari kedua arah tetap lancar. “Proses evakuasi mengalami kesulitan karena kondisi truk banyak berisi muatan dan memiliki gadengan,” jelasnya. (jbc6/jbc2)

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site