Pemprop, BNPB dan PDAM Tuban Bantu Air Bersih

\"\"

TUBAN (jurnalberita.com) - Pemerintah Propinsi bersama Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) Jawa Timur bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tuban, Senin (19/9/11) memberikan bantuan air bersih pada dua desa di kecamatan Semanding Kabupaten Tuban yang merupakan daerah langganan rawan air bersih disaat musim kemarau seperti kali ini.

Bantuan air bersih yang dikhusukan untuk kebutuhan sehari-hari, yakni hanya untuk memasak dan minum ini, setiap harinya akan dikirim air bersih sebanyak 4000 Liter pada desa-desa yang jarak tempuh dari sumber air bersih lebih dari tiga kilometer selama satu minggu ke depan.

Dua desa tersebut yakni Dusun Mbokengkeng, Dusun Secang, Desa Jadi, Kecamatan Semanding dan Dusun Gragas, Desa Prungahan Kulon pada Kecamatan yang sama.

“Bantuan dari Pak Gubernur ini sifatnya hanya darurat mas, atau 10 liter tiap orang perhari. Itupun hanya untuk memasak dan minum, tidak untuk kebutuhan mandi atau yang lainnya,” Kata Slamet Riyadi SH, Direktur PDAM Kabupaten Tuban saat dikonfirmasi seusai pendistribusian air di Dusun Mbokengkeng, Desa Jadi (20/9).

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa bantuan air bersih dari Gubernur dan BNPB Pemprop Jatim yang bekerjasama dengan PDAM Kabupaten Tuban itu tidak hanya pada beberapa dusun, desa di dua kecamatan tersebut, akan tetapi bantuan air bersih itu juga akan diberikan pada wilayah kering di kecamatan Montong, Jenu dan Merakurak.

“Kalau tahun kemarin, lebih dari sepuluh kecamatan di kabupaten Tuban yang langanan krisis air bersih pada musim kemarau, akan tetapi setelah kami mengoptimalkan HIPPAM, saat ini tinggal beberapa kecamatan yang memang dari analisanya jika kita bor, di lokasi tersebut tidak ada sumber air,” tambah Slamet.

Dari data yang berhasil dihimpun, sejumlah kecamatan yang langanan krisis air bersih diantaranya, Kecamatan Semanding, Montong, Jenu, Merakurak, Kenduruan, Senori, Bancar, Grabakan, Jatirogo dan Kecamatan Palang.

“Seperti di kecamatan Grabakan, setelah kita analisa dan kita lakukan pengeboran, selain mengaktifkan HIPPAM, akhirnya kita bisa menyalurkan air bersih pada wilayah tersebut yang selama ini kekurangan air bersih,” terang Slamet.

Sementara, dari pengakuan warga Dusun Mbokengkeng Desa Jadi, mengaku sangat terbantu dengan bantuan air bersih dari pemerintah propinsi Jawa Timur ini. Selama ini, ia bersama warga di dusunnya untuk mendapatkan air bersih harus menempuh jarak lebih dari 4 KM. Kadang, kalau ia punya uang bersama-sama warga yang lain harus iuran untuk membeli air bersih yang dijual oleh masyarakat lain ke desanya.

Alhamdulillah mas, masih ada yang peduli dengan kami. Semoga hal ini tidak berhenti sampai di sini saja, karena memang di wilayah kami tidak ada sumber air. Bahkan kita dulu pernah melakukan pengeboran sampai habis sapi delapan dengan kedalaman 50 meter juga tidak ada hasil,” Kata Parsilan, salah satu warga dusun Mbokengkeng Desa Jadi Kecamatan Semanding. (jbc11/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*