Toyota Bakal Bangun Pabrik Baru di Karawang

\"\"

KARAWANG (jurnalberita) – Produsen mobil tebesar di Asia, Toyota Motor Corp (TMC) bakal membangun pabrik baru di Indonesia, yaitu di Karawang.

Untuk pembangunan pabrik itu, TMC berencana menggelontorkan dana 30 miliar yen atau senilai Rp 3,31 triliun.

Pabrik baru itu untuk memenuhi kebutuhan permintaan mobil perkotaan (minicars) di dalam negeri Indonesia.

Demikian diungkapkan oleh seorang sumber di perusahaan yang mengetahui rencana tersebut, kutip Bloomberg. Masih menurutnya, pabrik tersebut akan selesai dibangun pada 2013.

Pembangunan pabrik senilai US$387 juta di Karawang, tempat berdirinya satu pabrik Toyota lain yang sudah beroperasi.

Ekspansi Toyota di Indonesia sudah termasuk adanya dua pabrik Daihatsu Motor Co. yang memproduksi minivan jenis Avanza, yang merupakan bagian dari strategi peningkatan penjualan di negara berkembang hingga 50% pada 2015.

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia diperkirakan mencapai 7% tahun depan, yang akan mendongkrak permintaan mobil.

Sebelumnya, koran The Nikkei melaporkan Toyota berencana membangun pabriknya lebih cepat dari rencana awal.

Harga saham Toyota yang berkode 7203 di Tokyo terkoreksi 0,74% atau 20 yen ke level 2.680 yen per lembarnya. Posisi itu membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar 9,24 triliun yen dan rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) sebesar 38,4 kali.

Sebelumnya pada Mei, Toyota mengumumkan akan berinvestasi senilai 16,5 miliar yen untuk menggenjot kapasitas pabrik di Karawang yang berlokasi di kilometer 70 di luar Jakarta.

Toyota telah berhasil menjual 281.055 unit di Indonesia tahun lalu, dari total penjualan mobil oleh seluruh merek 745.000 unit. Toyota juga menguasai pangsa pasar sebesar 60% dari total penjualan mobil.

Sebelumnya, Yasuhiro Takahashi, Group Manager Operations Asia & Oceania Toyota, memprediksi total penjualan mobil di Indonesia diperkirakan akan mencapai 1 juta unit pada 2013.

Di Indonesia, penjualan, pemasaran, dan dukungan terhadap pasar Toyota dilakukan oleh PT Astra International Tbk dan grup usahanya.

Saham Astra International yang berkode ASII terkoreksi 0,99% atau Rp700 ke level Rp70.300 pada penutupan pasar. Harga itu membentuk kapitalisasi pasarnya Rp284,59 triliun dan rasio harga saham terhadap laba bersihnya (PER) sebesar 17,23 kali. (bic/jbc1)

 

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*