Wilayah Desa Dilanda Kekeringan Makin Meluas

\"\"

GRESIK (jurnalberita.com) – wilayah yang dilanda kekeringan di Kabupaten Gresik semakin meluas. Hal itu otomatis membuat kebutuhan dan bantuan air bersih bagi warga juga semakin besar. Di Kecamatan Benjeng, dari 12 desa yang sebelumnya dilaporkan mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih, kini bertambah lagi sebelas desa.

Kesebelas desa yang melaporkan kekeringan diantaranya Desa Munggu Gianti dan Desa Metatu, dengan tingkat kekeringan sangat memprihatinkan. Di dua desa ini, seluruh sumber-sumber air, termasuk beberapa waduk yang selama ini mampu mencukupi kebutuhan air bagi penduduk, kering kerontang.

“Kami sudah menerima adanya laporan tambahan dari beberapa desa di Kecamatan Benjeng yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Berdasarkan laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, beberapa sumber mata air dan waduk-waduk di desa itu, memang mulai mengering dan tidak mengeluarkan air setetes pun,” ujar Kahumas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya.

Masih menurutnya, sebelumnya telah dilaporkan ada 12 desa di Kecamatan Benjeng yang mengalami kekeringan cukup parah, kini 11 desa lainnya mengalami hal yang sama.

“Dalam waktu dekat, bantuan akan kami kirim. Diperkirakan, warga di dua desa itu akan menerima bantuan dalam dua hari mendatang. Bentuk bantuan yang akan kami kirimkan ke desa itu adalah bantuan dua unit tandon air dan 10 jerigen. Bantuan tandon air, berkapasitas 2000 liter dan ditempatkan di Desa Metatu dan Desa Munggu Gianti,” ungkapnya. (jbc6)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*