Pipa Minyak Banyu Urip Lewati Desa Jelu

\"\"BOJONEGORO (jurnalberita.com) - Pemasangan ratusan pipelan (pipa) di sekitar desa pengeboran minyak, Banyu Urip oleh PT Bharata Indonesia bekerjasama dengan Geolink sudah mulai terlihat hasilnya.

Pipa yang rencananya akan dialiri hasil mutiara hitam dari Bumi Angling Darma mulai desa Gayam Bojonegoro dan berlabuh di Mudi Tuban yang berjarak tempuh sekitar 45 km ini, kini sudah mencapai Dusun Gempol Garut, Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

Proyek yang sudah menelan banyak dana dalam pelaksanaannya tersebut ternyata bukan tanpa hambatan. Seperti yang dituturkan oleh salah seorang petugas pemasang pipa, Udin, asal Clangap ini mengatakan, hambatan utama biasanya dari pemerintah desa (Pemdes) setempat yang dilewati pipa tersebut.

“Tapi tidak semua Pemdes (yang menghambat) mas. Kalo pemdesnya agak rewel ya pekerjaan kita sedikit terhambat,” ujar Udin.

Dari pantauan jurnalberita.com, pemasangan pipa yang sudah berlangsung selama empat bulan ini, masih banyak yang belum terpasang sesuai rencana. (jbc16/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

2 Responses

  1. tidak setuju, karena pengeboran minyak dapat mengakibatkan berbagai hal negatif yg akan di tanggung oleh masyarakat desa ngasem , seperti longsor dan berbagai bencana alam lainnya.

Pingbacks/Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*