Sahat Simanjuntak : Jangan Ada Intimidasi RTRW

Sahat TP. Simanjuntak (kiri). (foto:jbc5)

SURABAYA (jurnalberita.com) - “Dalam pertemuan ini, khususnya menyangkut pembahasan RTRW Jatim, jangan ada nada yang bersifat intimidasi. Tolong disimpan saja. Kita semua di sini membahas dengan lapang dada dan demi kebaikan semua pihak,” kata Sahat TP. Simanjuntak, Ketua Pansus (Panitia Khusus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jatim.

Pernyataan Ketua Pansus RTRW Jatim itu sebagai tanggapan dan respon terhadap pernyataan Budi, salah satu warga yang menolak keras jalan tol tengah kota di depan forum sosialisasi RTRW Jatim.

“Kami menolak. Dan kalau tol tengah kota disahkan, akan kami datangi masing-masing anggota Pansus RTRW Jatim untuk mempertanggungjawabkan akibatnya,” ungkap Budi.

Hal senada dan menggugat langsung kepada Sirmadji, Pimpinan DPRD Jatim dari fraksi PDI Perjuangan, ketika wakil dari Komunitas Anti Penggusuran Pemukiman Pinggiran Rel KA yang dalam undangannya tertulis Ahli Penggusuran. “Saya tersinggung, dengan penggantian kata anti menjadi ahli,” celetuknya.

Persoalan tol tengah kota Surabaya, memang menjadi ganjalan utama sehingga Walikota Surabaya belum memberikan persetujuan atas konsep RTRW Surabaya yang menjadi bagian elemen RTRW Jatim.  Menurut Sahat, masalah RTRW Jatim akan dituntaskan akhir  tahun 2011 ini.

“Saya optimis, apalagi ada nuansa alternatif yang dicanangkan Pak Rasiyo tadi diamini mayoritas undangan dari berbagai elemen. Jadi, kearifan Walikota Surabaya tinggal satu langkah saja, untuk menyetujui RTRW-nya,” tambah Sahat, yang juga Ketua Soksi Surabaya. (jbc5/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site