Video Mesum Pelajar Kembali Beredar

foto / logo : Ist

TUBAN (jurnalberita.com) – Heboh video mesum kembali melanda Tuban. Meski kedua aktor bukan berstatus sebagai pelajar di Kabupaten Tuban, namun keduanya tinggal di wilayah Kabupaten Tuban.

Video mesum dua pelajar SMA di Bojonegoro ini beredar di kalangan masyarakat dan pelajar dalam dua versi dengan pelaku atau aktor yang sama. Dua video mesum tersebut masing–masing berdurasi 7 menit dan 3 menit.

Diduga yang menjadi aktor dalam video mesum tersebut adalah RS (15), siswa salah satu SMA Negeri di Bojonegoro, asal Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan Tuban dan LD (15), siswi salah satu SMEA di Bojonegoro asal Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan Tuban.

Sejumlah informasi yang berhasil dihimpun, lokasi video tersebut berada di sebuah hutan yang ada di Kecamatan Parengan dan direkam beberapa bulan lalu, atau pada saat lebaran lalu.

Dugaan sementara, pelaku perekam video mesum bukan langsung dilakukan mereka berdua, melainkan dilakukan orang lain yang ‘mencuri’ gambar dan merekam hubungan layaknya suami istri yang dilakukan keduanya.

Semenjak beredarnya video mesum ini, kedua pelaku sudah jarang terlihat diantara teman sekolahnya. Selain itu, keduanya juga jarang masuk sekolah “Sejak video itu beredar, keduanya sudah tidak pernah terlihat lagi, termasuk di sekolah juga sudah tidak pernah masuk,” ujar salah rekan sekolah salah satu pemeran video mesum.

“Bahkan, kabarnya sekarang ini mereka sedang menjalani proses hukum di kepolisian terkait video itu,” tambahnya.

Kapolres Tuban AKBP Nyoman Lastika kepada wartawan mengatakan, kasus tersebut masih ditangani penyidik Sat Reskrim Polres Tuban. “Dan sekarang ini, kita masih berupaya mencari tahu orang yang mengedarkan video tersebut,” kata Nyoman Lastika.

Polisi juga menetapkan pelaku video mesum, RD sebagai tersangka dalam kasus pencabulan karena pelaku perempuan dalam aksi mesum tersebut masih dibawah umur. “Keduanya sudah menjalani pemeriksaan dan mengakui perbuatannya. Dan pelaku pria, telah kita tetapkan sebagai tersangka dengan jeratan UU tentang Perlindungan Anak, karena melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur,” tegas Nyoman. (jbc11/jbc2)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site