GM PLN Sultanbatara Menuai Kecaman

Ilustrasi. (ist)

MAKASSAR (jurnalberita.com) - Pemadaman listrik yang juga masih akan dilangsungkan PLN hingga tanggal 23 Desember 2011, mendapat sorotan dari anggota legislatif DPRD Sulsel.

Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Buhari Kahar Mudzakkar tidak bisa lagi menyembunyikan kekecewaannya kepada General Manager (GM) PT PLN Sultanbatara, Zulkifli Abdul Puteh. Sekretaris DPW PAN Sulsel ini menyebut kepemimpinan GM sekarang lebih buruk dari pendahulunya, Ahmad Siang.

“Seburuk-buruknya GM yang lama, tapi ketika sudah berjanji tidak akan ada pemadaman bergilir, betul-betul tidak ada lagi. Yang sekarang, baru tiga bulan menjabat GM sudah melakukan pemadaman bergilir,” ujar Buhari.

Buhari melanjutkan, ironisnya lagi karena pemadaman bergilir itu dilakukan pada saat musim hujan. “Jadi sulit lagi kita terima alasan PLN melakukan pemadaman bergilir sekarang,” katanya.

Buhari menilai GM PLN sudah pantas mengundurkan diri. “Salah satu harapan pergantian pimpinan itu adalah menghadirkan situasi yang lebih baik. Jika pemimpin baru tidak lebih baik dari yang lama itu berarti kegagalan. GM sekarang terbukti tidak lebih baik dari yang dulu, jadi sudah pantas diminta mengundurkan diri,” jelasnya.

Tak kalah kesalnya, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Andry A Bulu menuntut Zulkifli memberhentikan pemadaman listrik. “Tidak ada lagi alasan yg bisa menjadi pembenaran PLN melakukan pemadaman, karena semua sistem sudah terintegrated,” kata Andry, Kamis (24/11)

“Permasalahan yang ada sudah dapat diatasi selama 2 tahun terakhir atas jaminan GM PLN terdahulu Ahmad Siang, kami akan menagih janji bahwa sudah tidak ada pemadaman lagi di SulSel,” tegasnya.

Senada Anggota Komisi D, Ince Langke, anggota badan anggaran DPRD Sulsel ini langsung melayang surat kepada Zulkifli untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya. “Wah ini GM tidak cocok, dia kan sudah berjanji, untuk penyediaan genset itu kepada Gubernur tapi apa, makanya kita panggil dia,” kata Ince.

Tanggapan serupa dari Ketua DPRD Sulsel, Moeh Roem, “Harus ada upaya keras untuk minimalisasi pemadaman, karena sangat mengganggu dan merugikan masyarakat.” (*/tnc/jbc1)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. inilah ocehan pinggiran yang hanya menggunakan mata dan telinga serta mulut. tanpa menggunakan otak.

    sebelum bicara, analisa dulu pake otak, apalagi anda wakil rakyat.

    sistem yg sudah terintregasi tidak menentukan adanya pemadaman, persoalannya suply energinya cukup atau tidak…

    mudah saja seorang pemimpin PLN meniadakan pemadaman bergilir, yaitu dengan menyewa Genset sebanyak-banyaknya hingga semua daerah yg kekurangan pasokan bisa teratasi. inilah yg juga dilakukan Dirut PLN. Akibatnya, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk menyewa Genset yang jumlahnya besar, begitu juga untuk membeli bahan bakar solar industri yang harganya sangat mahal. itu yang anda inginkan..!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site