Imam Nahrawi Gelar Kirab Resolusi Jihad

H Imam Nahrawi (tengah). (foto:jbc5)

SURABAYA (jurnalberita.com) - H Imam Nahrawi mantan Ketua DPW PKB Jatim membuat sejarah, ia menggelar Kirab Resolusi Jihad, yang berlangsung dari Surabaya ke Jakarta.

“Resolusi Jihad ini, akan diberangkatkan langsung oleh para tokoh-tokoh NU. Resolusi Jihad itu untuk mengungkap, mengkaji dan meneladani nilai-nilai perjuangan yang pernah diguratkan oleh para tokoh besar NU, seperti KH Hasjim Asy’ari melalui fatwanya tertanggal 22 Oktober 1945, setelah menerima permintaan Bung Karno dan Bung Hatta,” jelas Imam Nahrawi.

Kirab yang sifatnya tablig akbar itu akan dilepas dari Kantor Nahdlatul Ulama Surabaya di jalan Bubutan, lalu berantai menuju Gresik, Lamongan, Tuban dan sampai Jakarta selama 5 hari. “Para peserta kirab akan membawa panji-panji kebesaran kaum Nahdliyin, antara lain Bendera Pusaka Merah Putih, Bendera Pusaka NU dan Bendera Pusaka Toriqoh Muktabaroh Annadliyah,” tandas Nahrawi di depan wartawan.

Diuraikan, nilai-nilai jihad sebagai perjuangan kaum Islam yang terkait dengan penegakan amar makruf dan nahi munkar itu adalah sebuah harapan dan kenyataan yang harus terus diperjuangkan terus. Dan kebetulan kaum Muslimin yang khususnya kaum Nahdliyin ini memberikan dorongan langsung, karena sifat kemungkaran maupun keserakahan manusia di Indonesia khususnya ini kian merajalela.

“Sebagaimana difatwakan KH Hasjim Asy’ari, bahwa nilai-nilai pokok melawan kaum kafir, mengusir NICA dan membunuh sekelompok orang yang menghancurkan rasa kesatuan WNI dalam menjaga persatuan tersebut masih relevan di masa kini,” ungkap Nahrawi.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pasukan Hisbullah dan nilai-nilai perjuangannya patut dihargai dan ditulis dalam sejarah ke-Indonesia-an yang konkrit. Dan dengan Kirab Resolusi Jihad ini kaum muda akan paham dan mau meneladani sekaligus melestarikan secara proporsional,” jelas Sekjen PKB ini.

Iapun sempat menuturkan tiga panji kebesaran tersebut, sebelumnya sempat dibawa berkunjung ke makam Wali Songo oleh sembilan orang penghafal Al-Qur’an (Hufadz) yang kemudian bermalam 1-2 hari di dekat makam Gus Dur dalam kawasan Ponpes Tebu Ireng Jombang. (jbc5/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site