Proyek Usai, Bekas Galian Ditinggal Seenaknya

\"\"

MADIUN (jurnalberita.com) - Warga di Dusun Karangasem, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menggeluhkan penutupan bekas proyek galian pipa. Proyek berupa Saluran Pengembangan Air Minum (SPAM), yang sumber dananya diambil dari APBN senilai Rp 15 milyar itu, terkesan ditutup secara asal-asalan.

Penutupan bekas galian proyek hanya menggunakan urukan tanah bekas galian dan tidak dilakukan pemadatan. “Seharusnya, tanah diuruk pada bekas galian yang dipadatkan, kemudian diberi pasir diatasnya. Saat musim penghujan seperti saat ini tentu jadi becek,” ujar Langgeng, salah seorang warga, Kamis (10/11/11).

Akibat diuruk tanah secara asal-asalan, lingkungan sekitar menjadi kotor dan membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki, sepeda, motor, hingga pengguna mobil. Sejumlah warga pun sering terpeleset.

Yang lebih memprihatinkan lagi dialami para pemilik rumah di sekitar galian, seperti yang dialami Ny.Marsini. Sebelumnya, terdapat paving menuju rumahnya. Namun, saat proyek . galian selesai, paving tidak dipasang kembali.

“Saya hanya minta, paving dipasang kembali seperti semula oleh kontraktor atau penggarap proyek. Tapi, nyatanya usai pekerjaannya mereka membiarkan begitu saja paving yang ada dan tergeletak berserakan,” ujar Marsini.

Proyek SPAM ini dikerjakan PT Lepen Kencana Utama (LKU), kontraktor asal Jakarta sejak sebelum lebaran dan berakhir awal November lalu. “Agar tidak terjadi insiden bagi masyarakat, kami melakukan kerja bakti berupa pemadatan untuk mengurangi becek,” ujar Joko, warga lainnya.

Warga juga sepakat akan meminta kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Madiun menegur keras penggarap proyek dan meminta secara serius melakukan perbaikan lingkungan bekas galian pipa tersebut.

Sementara itu, Dirut PDAM Kabupaten Madiun Subyantoro ketika dihubungi melalui ponselnya menyatakan belum mengetahui soal itu. “Coba nanti di cek ke lapangan. Maaf saya masih ada acara, untuk konfirmasi lain besuk saja,” ujarnya singkat. (jbc14/jb2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*