Sidang Pemalsuan Tanda Tangan Hadirkan 7 Saksi

tujuh orang saksi disumpah sebelum memberikan kesaksian dalam persidangan. (foto : jbc4)

SURABAYA (jurnalberita.com) – Sidang lanjutan perkara pemalsuan tanda tangan anggota koperasi Polda Jatim di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (2/11/11), dengan terdakwa Agus Sugioto menghadirkan 7  orang saksi. Selain Agus, dua orang lainnya juga menjadi terdakwa, yakni Lilik serta Anik Ningsih.

Sidang yang diketuai majelis hakim, Siti Jamzanah SH MH dengn agenda pemeriksaan saksi ini, merupakan sidang yang kesekian kalinya. Ketiga orang tersebut harus duduk di kursi pesakitan setelah memalsukan tanda tangan 114 anggota Polri yang menjadi anggota koperasi Polda Jatim. Akibatnya,  Primkopol Polda Jatim mengalami kerugian hingga mencapai Rp 790 juta.

Dihadapan persidangan dan JPU Sri Wilujeng SH dari Kejaksaan Tinggi Jatim serta majelis hakim, saksi yang dihadirkan memberikan keterangan sekaligus membenarkan bila uang yang diperoleh dan diambil terdakwa dari BRI, digunakan untuk menutupi anggaran.

Terdakwa juga tersudut, saat salah satu dari saksi yang dihadirkan dalam persidanganjuga memberikan bila terdakwa memalsu tanda tangan 114 orang anggota koperasi Polda Jatim untuk mengajukan permohonan ke Primkopol Polda Jatim.

“Setelah pengajuan permohonan itu disetujui, terdakwa melakukan pengambilan uang di BRI,” jelas saksi dihadapan JPU dan majelis hakim.

Saat majelis hakim menanyakan keterangan saksi dalam persidangan, ketiga terdakwa membenarkan keterangan yang disampaikan dalam persidangan. “Benar,” ujar terdakwa kepada majelis hakim. (jbc4/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site