Terpidana Kasus Korupsi Reklamasi Bawean Belum Dieksekusi Kejari Gresik

\"\"

GRESIK (jurnalberita.com) – Terpidana mantan Kadis Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Gresik, Soemarsono sampai detik ini masih belum dieksekusi oleh Kejari Gresik. Terpidana 1,6 tahun kasus korupsi reklamasi Bawean ini masih menghirup udara bebas meski putusan dari MA sudah turun beberapa bulan yang lalu.

Dari berbagai alasan sehingga terpidana tidak dilakukan eksekusi. Seperti masalah kesehatan pasca operasi hernia hingga adanya intervensi dari pejabat berpengaruh di pemkab Gresik yang meminta agar eksekusi Soemarsono ditunda sampai terpidana sembuh pasca operasi. Kini yang terjadi, terpidana sudah tidak lagi kelihatan batang hidungnya.

Surat panggilan yang terakhir dikirimkan ke rumahnya di Jl. Kayangan GKB. Namun apa yang terjadi, rumah tempat tinggal Soemarsono sudah tidak berpenghuni alias kosong. Bahkan, di depan rumah tersebut terpasang tulisan “Dijual”.

Menanggapi hal tersebut, Kajari Gresik, Bambang Utoyo SH ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, bahwa pihak Kejari masih memberikan waktu kepada terpidana untuk datang secara baik-baik.

“Kami telah memberinya kesempatan untuk melakukan operasi Hernia, dan kamipun juga telah memberi waktu penyembuhan pasca operasi,” terangnya.

Masih menurut Bambang, pihaknya meminta agar terpidana secepatnya memenuhi panggilan Kejaksaan untuk menyerahkan diri secara baik-baik. Hal tersebut dikarenakan, pihaknya masih memiliki rasa toleransi pada terpidana.

“Waktu sudah kami berikan, namun sampai hari ini terpidana masih belum memenuhi panggilan Kejaksaaan. Jika hal tersebut masih belum dipenuhi, maka kami masih memiliki cara lain agar terpidana dapat dieksekusi,” janjinya. (jbc6/jbc1)

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*