Tulang Paha Mahasiswa Patah Tertimpa Pohon

Pramadya harus menjalani operasi setelah tulang pahanya patah tertimpa pohon tumbang di jalan. (foto : jbc14)

MADIUN (jurnalberita.com) – Pohon tumbang akhirnya membawa korban. Pramadya Nurcahyana (22), mahasiswa IKIP PGRI Madiun. Warga Desa Gendingan, Walikukun, Ngawi, mengalami patah pada paha kanan dan harus menjalani operasi di RSUD dr Soedono Madiun  akibat tertimpa pohon di Jalan Diponegoro, Kota Madiun, Sabtu (12/11/11) malam.

“Saat itu hujan, sambil menunggu lampu merah, kami berdua berteduh di bawah pohon itu,”  kata Indah Yuliana, teman korban sekaligus saksi peristiwa naas itu.

Pramadya dan Indah baru saja pulang dari rumah makan dan hendak balik ke tempat kost-nya di Jalan Ki Ageng Selo. Sekitar pukul 20.00 WIB, motor AE 4977 MB yang dikendarai  keduanya melintas di Simpang Lima Oro-Oro Ombo, Kota Madiun.

Karena lampu merah, korban dan temannya menepi dan mencari tempat berteduh. “Tidak ada angin kencang, tiba-tiba pohonnya tumbang,” ujarnya.

Sebelum pohon tumbang dan menimpanya, Indah mengaku mendengar peringatan dari pengendara lain. Namun, dia dan Pramadya tak menyadari peringatan itu adalah peringatan untuk mereka berdua.

Tak berselang lama, Indah menoleh ke arah trotoar, namun tiba-tiba saja terdengar braak, pohon di bagian kiri Pramadya dan Indah tumbang mengenai keduanya. “Kami langsung terguling dan sebagian pohon itu menimpa kaki kanan Pram,” tuturnya.

Besarnya pohon membuat Pramadya tidak bisa berbuat banyak. Dia menderita patah tulang pada paha kanan. Sedangkan Indah, terpental terkena batang pohon dan tidak terluka. Pramadya langsung dievakuasi ke RSUD dr Soedono,Madiun.

“Secara umum kondisinya membaik, tapi tulang pahanya patah,” kata dr Made Uky Rudiananda SpOT, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi RSUD dr Soedono.

Hari ini, Minggu pagi (13/10), sekitar pukul 09.00 WIB, Pramadya dijadwalkan menjalani operasi untuk membersihkan serpihan tulang di paha. Untuk sembuh total, dibutuhkan waktu hingga enam bulan ke depan.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Madiun, Suwarno, saat coba dikonfirmasi terkait peristiwa tumbangnya pohon yang menimbulkan korban ini, ternyata ponselnya sedang tidak aktif. (jbc14/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site