Warga Desak Pemkab Potong Pohon Tua

\"\"

MADIUN (jurnalberita.com) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Madiun sejak beberapa hari lalu, yang turun dari sore hingga malam hari, menyebabkan beberapa pohon tumbang di jalan raya Dungus, Kecamatan Wungu. Tumbangnya pohon yang melintang di jalan membuat arus lalu lintas Madiun-Kresek sempat terhambat.

Warga yang berada di dekat lokasi dengan sukarela segera menyingkirkan pohon yang tumbang sekitar pukul 21.30, Kamis (3/11/11) malam tersebut. “Untung saja nggak ada korban jiwa,” terang Misirah, warga Dusun Doragan, Munggut, Wungu, saat kejadian.

Pohon yang rawan tumbang itu tergolong mulai dimakan usia atau lebih dari 15 tahun. Warga pun berharap, Pemkab Madiun tak tinggal diam dan segera memotong dan memangkas pohon tua di pinggir jalan yang rawan tumbang.

“Paling khawatir kalau hujan disertai angin. Kemungkinan ada pohon tumbang tinggi. Kan rawan bagi warga, juga penguna jalan, khawatir ada korban,” tambahnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Madiun, Agrim Kurnia mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendata pohon tua yang rawan tumbang, baik di wilayah utara maupun selatan Kabupaten Madiun.

Hanya saja, Agrim menegaskan, tidak semua pohon tua ditebang. Karena, kepemilikannya tidak hanya oleh Pemkab, melainkan Pemprov Jawa Timur. “Kalau milik provinsi bukan kewenangan kami. Begitu juga pohon milik desa, kami harus berkoordinasi dengan kades setempat,” tuturnya.

Masih menurut Agrim, awal musim penghujan belum banyak pohon tua ditebang. Penebangan dilakukan di wilayah Slambur, Geger. Sedangkan pohon lain di sepanjang jalan raya Dungus belum dilakukan. “Akan kami cek dulu ke lapangan, pohon mana saja yang perlu dirapikan,” jelasnya. (jbc.14/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*