Bank Gresik Salurkan Kredit Sertifikasi Rumah

Proses penandatanganan akad kredit sertifikasi rumah. (foto:jbc6)

GRESIK (jurnalberita.com) - Satu lagi terobosan dari Bank Gresik, setelah sukses dengan pemberian kredit untuk sambungan listrik Pedagang Kaki Lima (PKL) Terminal Malik Ibrahim. Kini Bank yang merupakan BUMD milik Pemkab Gresik ini menyalurkan kredit sertifikasi rumah untuk masyarakat di Kelurahan Singosari. Kredit sertifikasi ini disosialisasikan di Balai RW Kelurahan Singosari, Rabu (14/12/11).

Menurut Dirut BPR Kredit, Al Kusani, kredit ini khusus yang dikucurkan untuk membantu masyarakat kecil. Di mana sampai saat ini prosentase kepemilikan sertifikat di kalangan masyarakat kecil masih rendah. Pada tahap awal, kredit sertifikasi yang merupakan pilot project ini diberikan untuk 12 orang. Namun Kusani berjanji kredit sertifikasi ini akan lebih diintensifkan pada tahun 2012.

Tentang kredit sertifikasi ini, tiap pemohon mendapat pinjaman uang tunai untuk kepengurusan sertifikat sebesar Rp 4.000.000/orang/sertifikat. Untuk kelancaran pengurusan ini, pihak Bank Gresik bekerjasama dengan notaris untuk membantu mencukupi kelengkapan administrasinya. “Kredit ini diangsur dalam waktu setahun (12 kali angsuran) dengan pengenaan bunga sama seperti angsuran yang berlaku untuk UMKM dan PNS yaitu sebesar 13 persen,” ujarnya.

Tentang kemajuan kinerja Bank Gresik, Al Kusani menyatakan sudah sesuai target. Hal ini dilihat dari laba perusahaan per akhir Nopember 2011 yang mencapai Rp 725.000.000,- (laba sebelum pajak). Jumlah ini lebih dari target rencana laba tahun 2011 sebesar Rp 616.000.000,-. Total dana kredit yang tersalur sampai Nopember 2011 untuk 1308 Nasabah mencapai Rp 12.167.022.155,-. Sedangkan dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat masing-masing tabungan umum Rp 4.299.761.596,-. Tabungan kredit Rp 806.304.986,-. Tabungan pendidikan masa depan sebesar Rp 44.959.635,- dan Deposito Rp 4.129.875.000,-

Atas kinerja baiknya, Bank yang mempunyai aset sebesar Rp 15.666.597.661,- pada PAK tahun 2011 ini mendapat suntikan dana pernyataan modal dari APBD Gresik sebesar Rp 2 milyar. “Jadi total dana penyertaan modal dari Pemkab Gresik sampai saat ini Rp 6,5 milyar, dari modal sebelumnya yang hanya Rp 4 milyar,” pungkas Al Kusani. (jbc6/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site