Kejari Gresik Siap Eksekusi Tiga Terpidana

\"\"

GRESIK (jurnalberita.com) - Setelah berhasil memenjarakan terpidana Sumarsono, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik pada Sabtu (3/12/12) malam. Kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik kembali bersiap untuk mengeksekusi tiga terpidana lain yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

Tiga terpidana itu dua di antaranya terlibat kasus korupsi, yakni M Choirul Anwar, pengusaha rekanan pengadaan baju batik KPU Gresik, dan Kamjawiyono, Kepala Desa Sumputrejo, Kecamatan Driyorejo. Di tingkat peradilan pertama PN Gresik kedua koruptor ini divonis bebas, tapi kemudian dianulir melalui putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

Terpidana Choirul Anwar yang dinyatakan terbukti melakukan tindakan korupsi pengadaan baju batik KPU diganjar MA dengan pidana penjara 1,5 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Sementara untuk Kades Kamjawiyono dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Kamjawiyono dinyatakan terbukti telah mengorupsi uang hasil tukar guling tanah kas desa (TKD) untuk kepentingan sendiri.

Sedang satu terpidana lainnya adalah Edy Sutario, terdakwa kasus illegal logging. Pengusaha kapal ini divonis MA dengan hukuman 1,5 tahun penjara dan pidana denda Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan. Dia dipersalahkan melanggar undang-undang kehutanan.

Kajari Gresik, Bambang Utoyo membenarkan persiapan eksekusi bagi ketiga terpidana. Bahkan untuk terpidana Kamjawiyono, ungkap kajari, pihaknya sudah melayangkan dua kali surat pemanggilan. Meski sudah dua kali dipanggil tidak datang, namun kemarin Kamjawiyono muncul di Kantor Kejari Gresik.

“Benar dia (Kamjawiyono, red) datang menghadap saya. Namun dia masih memohon agar eksekusinya ditunda sebulan lagi dengan alasan ingin menuntaskan pekerjaannya yang belum rampung,” ungkapnya.

Karena permohonan itu masih dalam batas kewajaran, Kajari akhirnya mengabulkan. “Dia membuat pernyataan akan datang sendiri untuk menjalani eksekusi pada bulan depan,” ucap Bambang Utoyo.

Sementara untuk pelaksanaan eksekusi dua terpidana lain masih sedang diproses karena salinan putusan kasasi MA baru diterima Kejari Gresik dari PN Gresik. (jbc6/jbc1)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. wah… pak Kajari bisa ketemu dan berbincang2 dengan terdakwanya langsung ya. hebat… hebat… di mana nih pak ketemuannya, warkop, cafe, hotel ato di kantor pak???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*